Kualitas pembelajaran matematika sangat dipengaruhi oleh implementasi standar proses yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi standar proses dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka di SMA Mardi Yuana Sukabumi, meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran di kelas, serta kendala dan upaya penyelesaiannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dipilih melalui purposive sampling: 1 kepala sekolah, 1 wakil kepala sekolah bidang kurikulum, 3 guru matematika, dan 6 peserta didik (n=11). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi kelas (9 sesi, 2×45 menit), dan studi dokumentasi terhadap 21 Modul Ajar, ATP, LKPD, dan instrumen asesmen. Ketiga instrumen divalidasi melalui expert judgment dua validator dengan CVR 0,80–0,90. Data dianalisis menggunakan model interaktif Click or tap here to enter text. keabsahan dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Hasil: (1) perencanaan pada kategori cukup, dengan kekuatan kesesuaian Modul Ajar dengan CP (80%) dan orientasi HOTS (60%), namun lemah pada asesmen diagnostik (40%) dan diferensiasi (35%); (2) pelaksanaan menunjukkan iklim kelas positif, namun implementasi model inovatif dan integrasi teknologi belum konsisten; (3) enam kendala multi-level: pemahaman tidak merata, beban administrasi, keterbatasan IT, rasio kelas besar, minimnya sumber kontekstual, dan dilema ketuntasan vs. kedalaman. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya pengembangan profesional guru yang sistematis dan penguatan komunitas belajar profesional di sekolah.