Setiap peserta didik memiliki karakteristik gaya belajar yang berbeda, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan efektivitas belajar. Namun, berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 2 Cikarang Pusat, sebagian besar peserta didik belum memahami gaya belajar yang dimilikinya, sehingga proses belajar cenderung kurang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai gaya belajar (visual, auditori, dan kinestetik) melalui seminar edukatif berbasis pendekatan service learning. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan (seminar), identifikasi gaya belajar melalui kuesioner, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Subjek kegiatan adalah 53 peserta didik tingkat SMP. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman peserta didik mencapai 6,96 dengan mayoritas berada pada kategori sedang hingga tinggi. Selain itu, peserta didik mampu mengidentifikasi gaya belajar dominan serta mulai menerapkan strategi belajar yang sesuai. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan partisipasi dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, seminar edukatif berbasis service learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik terhadap gaya belajar. Program ini dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari strategi pembelajaran diferensiatif di sekolah.