Prevalensi gizi kurang pada balita masih tergolong tinggi dan menjadi salah satu permasalahan gizi paling utama di Indonesia. Gizi kurang balita dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satu faktor tidak langsung yang menjadi penyebabnya yaitu ketahanan pangan rumah tangga dan pengetahuan ibu terkait gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan ketahanan pangan dan pengetahuan ibu dengan kejadian balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Cakru Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan analitik dengan studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Penelitian dilaksanakan tanggal 1-7 februari 2024 di Desa Kraton. Populasi penelitian ini yaitu 213 balita berusia 12-36 bulan. Penelitian melibatkan 73 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengukuran langsung. Data ketahanan pangan rumah tangga diperoleh menggunakan kuesioner United States Household Food Security Survey Module (US-HFSSM), sedangkan data pengetahuan ibu diperoleh menggunakan kuesioner pengetahuan gizi. Status gizi balita ditentukan berdasarkan indikator Z-score berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) yang diperoleh melalui pengukuran langsung. Analisis statistik dengan menggunakan SPSS 25.0 dengan uji univariat dan uji korelasi Chi-Square. Hasil analisa bivariat ketahanan pangan dengan kejadian balita gizi kurang menunjukkan (p-value = 0,000) dan hasil analisa bivariat pengetahuan ibu dengan kejadian balita gizi kurang menunjukkan (p-value = 0,000). Kesimpulan penelitian yaitu ketahanan pangan rumah tangga dan pengetahuan ibu berhubungan dengan kejadian gizi kurang pada balita. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi gizi bagi ibu serta program peningkatan ketahanan pangan rumah tangga sebagai upaya pencegahan gizi kurang pada balita.