Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Peningkatan daya Saing Rumah Sakit Melalui Marketing Mix 7P: Studi Kasus RSUD Anutapura Palu: Strategy to Increase Hospital Competitiveness Through the 7P Marketing Mix: A Case Study at Anutapura Regional Hospital, Palu Veby Andriani; Fitriani; Nurmaita Sari; Nazwa Sahira R Lanontji
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: Juli 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11415

Abstract

Persaingan antar rumah sakit semakin yang semakin ketat menuntut setiap institusi pelayanan kesehatan untuk mampu menciptakan keunggulan kompetitif melalui strategi pemasaran yang efektif. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Marketing Mix 7P yang terdiri atas atas product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatanan daya saing rumah sakit melalui implementasi Marketing Mix 7P di RSUD Anutapura Palu. penelitian ini menggunakan metode kualiatatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terlibat dalam pengelolaan pelayanan dan pemasaran rumah sakit. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Anutapura Palu telah menerapkan Marketing Mix 7P cukup optimal dalam meningkatkan daya saing pelayanan kesehatan. Pada aspek product, rumah sakit mengembangkan berbagai layanan unggulan dan inivatif seperti layanan kanker hematologi, Home Lab, Farmasi Ekspres, dan Poliklinik Eksekutif. price diwujudkan melalui penetapan tarif yang terjangkau dan sesuai regulasi pemerintah. Aspek place dan process, rumah sakit memanfaatkan digitalisasi pelayanan melalui APM, SIMRS, dan SIMGos. Aspek promotion dilakukan melalui media sosial dan edukasi kesehatan masyarakat. Aspek people diperkuat melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi tenaga kesehatan, physical evidence didukung oleh fasilitas yang bersih, nyaman, dan modern. Meskipun masih menghadapi keterbatasan SDM dan promosi kesehatan, implementasi Marketing Mix 7P telah meningkatkan kualitas pelayanan, kepuasan pasien, citra positif, dan daya saing rumah sakit. Oleh karena itu. Optimalisasi digital serta koordinasi antarunit perlu terus ditingkatkan untuk mendukung efektivitas promosi dan edukasi kesehatan.