Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Efektivitas Pembelajaran Berbasis Digital melalui Teknik Tes dan Non-Tes pada Mahasiswa Perguruan Tinggi: Evaluation of the Effectiveness of Digital-Based Learning through Test and Non-Test Techniques for College Students Sri Rahayu Wahyuni; M. Rifki Andriansyah; Prawira Wahyu Nugraha; Mizan Abrory
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11532

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perguruan tinggi untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis digital sebagai bagian dari proses pendidikan. Pembelajaran digital memungkinkan mahasiswa mengakses materi pembelajaran secara fleksibel melalui berbagai platform daring. Namun, efektivitas pembelajaran berbasis digital perlu dievaluasi secara komprehensif agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Evaluasi pembelajaran dapat dilakukan melalui teknik tes dan non-tes yang berfungsi untuk mengukur pencapaian hasil belajar serta aspek afektif dan partisipatif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis digital melalui penerapan teknik tes dan non-tes pada mahasiswa perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan evaluasi pembelajaran digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik tes, seperti kuis daring, ujian online, dan tugas akademik, efektif dalam mengukur aspek kognitif mahasiswa. Sementara itu, teknik non-tes, seperti observasi, angket, wawancara, dan penilaian partisipasi, mampu memberikan gambaran yang lebih luas mengenai motivasi, keterlibatan, dan kepuasan mahasiswa selama proses pembelajaran. Kombinasi kedua teknik tersebut menghasilkan evaluasi yang lebih komprehensif dan objektif. Oleh karena itu, penerapan teknik tes dan non-tes secara terpadu dapat meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran berbasis digital. Hasil evaluasi yang akurat dapat menjadi dasar bagi dosen dan institusi pendidikan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.
Pengaruh Nilai Tukar Rupiah terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia Periode 2021-2025 Maria Ulfah; Elma Elma; Nurul Wardatul Jannah; Mizan Abrory
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap profitabilitas bank syariah di Indonesia selama periode 2021–2025. Nilai tukar merupakan indikator makroekonomi yang dapat memengaruhi aktivitas pembiayaan, investasi, biaya operasional, kualitas aset, serta kemampuan bank dalam menghasilkan laba. Profitabilitas dalam penelitian ini diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan memanfaatkan data sekunder bulanan yang bersumber dari publikasi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Data penelitian terdiri atas 60 observasi dari Januari 2021 hingga Desember 2025. Analisis dilakukan melalui statistik deskriptif, regresi linear sederhana, uji parsial, uji kelayakan model, dan koefisien determinasi dengan tingkat signifikansi 5 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah mengalami pelemahan dari sekitar Rp14.300 menjadi Rp16.365 per dolar Amerika Serikat, sedangkan ROA bank syariah meningkat dari 1,55 persen menjadi 2,61 persen. Hasil regresi memperlihatkan bahwa nilai tukar rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank syariah. Koefisien determinasi sebesar 99,9 persen menunjukkan kuatnya keterkaitan kedua variabel dalam model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa bank syariah mampu mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan melalui pengelolaan pembiayaan, efisiensi operasional, serta manajemen risiko di tengah perubahan kondisi makroekonomi. Penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen bank dan regulator dalam merumuskan strategi pengelolaan risiko nilai tukar dan menjaga keberlanjutan profitabilitas