Ela Amelia
Akademi Farmasi Persada, Sukabumi, Jawa Barat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe barbadensis Milleer) TERHADAP KEMATIAN LALAT RUMAH (Musca domestica) DI RUMAH MAKAN PADANG MAK UTIAH KOTA SUKABUMI Ela Amelia; Yani Mariyani
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalat merupakan vektor foodborne diseases salah satu diantaranya adalah diare, jumlah penderita diare dikota Sukabumi pada tahun 2016 sebesar 148,21% kasus dan merupakan kasus kedua terbesar berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Setelah dilakukan survei kepadatan lalat di rumah makan Padang Mak Utiah Kota Sukabumi didapatkan hasil sebesar 2,8 ekor lalat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis Milleer) terhadap kematian lalat rumah (Musca domestica) di rumah makan Padang Mak Utiah Kota Sukabumi. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian ini adalah true experimental design dan merupakan penelitian verifikatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini ± 100 – 200 ekor lalat. Dengan melakukan 3 perlakuan dengan 6 kali pengulangan. Dan analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan spss. Berdasarkan hasil analisa univariat uji efektivitas ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis Milleer) terhadap kematian lalat rumah (Musca domestica) dengan konsentrasi 40% dengan jumlah rata-rata kematian lalat 2 ekor dari 7 ekor lalat perkontainer, konsentrasi 50% dengan jumlah rata-rata kematian lalat 3 ekor dari 7 ekor lalat perkontainer dan konsentrasi 60% dengan jumlah rata-rata kematian lalat 4 ekor dari 7 ekor lalat perkontainer setelah kontak selama 1 jam. Berdasarkan hasil analisa bivariat one way anova diperoleh Sig 0,001 < 0,05, maka H0 ditolak berarti menunjukkan ada efektivitas ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis Milleer) terhadap kematian lalat rumah (Musca domestica). Diharapkan setelah penelitian ini pemilik rumah makan padang atau rumah makan pada umumnya di kota sukabumi dapat menggunakan ekstrak lidah buaya untuk mengendalikan kepadatan lalat.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI Ela Amelia; Dewi Aprian Lasmini
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol 1 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, FARMASI, MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue,jumlah penderita DBD di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2020 , terhitung sepanjang Januari sampai Oktober 2020, telah ditemukan lebih dari 1000 kasus DBD. Dari hasil pengamatan larva atau jentik di Desa Warnasari Wilayah kerja Puskesmas Karawang dengan menggunakan visual larvae methode ditemukan House Index jumlah rumah (+) larva ada 12 buah dari 25 rumah yang diperiksa. Sedangkan pada Container Index jumlah kontainer (+) larva ada 11 buah dari 19 kontainer yang diperiksa. Sehingga Density Figure 7,5 (Daerah merah,derajad penularan penyakit oleh larva tinggi, perlu pengendalian segera). Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian ini adalah true experimental design dan merupakan penelitian verifikatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini 110 ekor larva. Dengan melakukan 3 perlakuan dengan 6 kali pengulangan. Dan analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan spss.Berdasarkan hasil analisa univariat uji efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti dengan konsentrasi 10% dengan jumlah rata-rata kematian larva 1 ekor dari 10 ekor larva perkontainer, konsentrasi 20% dengan jumlah rata-rata kematian larva 2 ekor dari 10 ekor larva perkontainer dan konsentrasi 30% dengan jumlah rata-rata kematian larva 4 ekor dari 10 ekor larva perkontainer setelah kontak selama 1 jam. Berdasarkan hasil analisa bivariat one way anova diperoleh Sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak berarti menunjukkan ada efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti.Diharapkan setelah penelitian ini desa warnasari atau warga kabupaten Sukabumi pada umumnya dapat menggunakan ekstrak daun tomat untuk mengendalikan kepadatan larva
TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI PENGUNJUNG TERHADAP INDIKASI DAN ATURAN PAKAI OBAT DI APOTEK SEKARWANGI KABUPATEN SUKABUMI Ela Amelia; Achmad Zainuri; Rafli Rafsanjani; Eneng Rahmatilah
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol 4 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi adalah penggunaan obat yang dilakukan secara mandiri untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit. Sekitar 72,19% penduduk Indonesia melakukan swamedikasi, angka ini terus melonjak setiap tahunnya. Tindakan pengobatan mandiri dapat berisiko tinggi, terutama jika dilakukan tanpa pertimbangan yang tepat. Implementasi yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui swamedikasi, khususnya terkait indikasi dan aturan pakai obat. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik survei melalui kuesioner daring. Penelitian dilakukan di Apotek Sekarwangi Kabupaten Sukabumi. Data diambil menggunakan metode purposive sampling dari kuesioner yang dibagikan ke pengunjung Apotek pada periode Juli-Agustus 2025. Subjek penelitian adalah pengunjung yang bersedia mengisi kuesioner. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 67 orang yang memenuhi kriteria. Tingkat pengetahuan pengunjung secara keseluruhan mengenai swamedikasi tergolong baik (91,04%), begitu pula pengetahuan mengenai indikasi obat (89,55%). Namun, pengetahuan mengenai aturan pakai obat teridentifikasi cukup baik (43,28%). Kesimpulannya, sebagian besar pengunjung Apotek Sekarwangi Kabupaten Sukabumi telah memiliki pemahaman umum swamedikasi yang baik. Namun, pemahaman spesifik mengenai aturan pakai obat masih perlu dilakukan edukasi lebih intensif dari tenaga kefarmasian untuk meningkatkan penggunaan obat yang aman dan rasional.