Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sustainability-Oriented Transformation in Archipelagic Maritime Transport Management Systems Okol Sri Suharyo; Ayip Rivai Prabowo; Eko Krisdiono
Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Vol 6 No 1 (2026): July
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/sakman.v6i1.6427

Abstract

Purpose: This study investigates sustainability-oriented transformation in archipelagic maritime transport systems by integrating technological innovation, environmental performance, and governance effectiveness into a unified framework. Methodology: This study employed a mixed-method approach that integrated bibliometric analysis, stakeholder survey analysis using Structural Equation Modelling (SEM), and system dynamics interpretation. The bibliometric dataset comprised 1,245 publications retrieved from the Scopus and Web of Science databases, and survey data were collected from 320 maritime stakeholders across Indonesia, the Philippines, and Japan. Results: The findings indicate that technological innovation significantly enhances environmental performance, and governance effectiveness strengthens maritime resilience. Environmental performance also serves as a mediating mechanism that links innovation and resilience. Furthermore, the simulation results demonstrate that integrated green investment and digitalization policies can substantially reduce maritime emissions and improve long-term system resilience. Conclusion: Sustainability transformation in archipelagic maritime systems requires simultaneous advancements in digital innovation, environmental governance, and institutional coordination. Limitations: This study is limited by its regional focus on Southeast Asian archipelagic systems and the use of cross-sectional survey data. Contribution: This research contributes an integrative sustainability framework that supports maritime policy development for resilient, low-carbon, and digitally connected maritime transport systems.
Peningkatan Efektivitas Operasional Angkatan Laut Untuk mendukung Pertahanan Laut Natuna Utara Melalui Pendekatan System Thinking Arman Hakim Nasution; Erma Suryani; Mukhlis Mukhlis; Rahmatika Jagad Pramundito; Muhammad Syamil Fadlillah; Berlian Rahmy Lidiawaty; Moch. Farrel Arrizal Kusuma; Yoyok Nurkaya Santosa; Kusliana Kusliana; Okol Sri Suharyo; Rudi Hartono Siregar; April Kukuh; Imtyaaz Achsanul Kamila; Hajid Alauddin Ramadhan; Andika Insan Patria; Dinanti Vita Rahman; Ahmad Nabil; Rafief Chalvani
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.8054

Abstract

Studi ini berfokus pada peningkatan efektivitas operasional Angkatan Laut Indonesia di Laut Natuna Utara melalui pendekatan system thinking sebagai bagian dari implementasi program Minimum Essential Force (MEF). Meskipun Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan posisi strategis, wilayah Laut Natuna Utara menghadapi potensi ancaman yang memerlukan kekuatan pertahanan maritim yang tangguh. Program MEF, yang bertujuan membangun kekuatan pertahanan yang efektif hingga tahun 2029, menghadapi tantangan, terbukti dari selisih ketercapaian realisasi MEF sebesar 12,35% pada Tahap II (2015-2019), yang mengindikasikan adanya kendala signifikan dalam modernisasi alutsista. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model berbasis system thinking yang tidak hanya mengidentifikasi variabel kekuatan dan ancaman dari sudut pandang TNI Angkatan Laut, tetapi juga memetakan hubungan sebab-akibatnya melalui penyusunan Causal Loop Diagram (CLD). Model CLD ini mengintegrasikan 55 variabel (41 endogen, 14 eksogen) yang mencakup aspek pertahanan, ekonomi, dan politik. Hasil analisis menekankan pentingnya pengelolaan terpadu di luar sekadar penambahan alutsista. Model ini berfungsi sebagai kerangka strategis pendukung keputusan untuk meminimalkan kesenjangan realisasi MEF.