Children and adolescents living in orphanages face various developmental challenges related to social, emotional, and psychological aspects. Therefore, character development programs are needed to support their ability to cope with life challenges. This community service program aimed to improve leadership and mindfulness competencies among children and adolescents at Mekar Lestari Orphanage BSD. The activity was conducted on May 16, 2026, involving 35 participants consisting of 21 adolescents and 14 children. The implementation methods included interactive seminars, group discussions, educational games, mindfulness practices through mindful daily journaling, and self-reflection sessions. The results indicated that participants gained a better understanding of leadership concepts, improved emotional awareness, and actively engaged throughout the program. Evaluation results showed that the speakers received average scores ranging from 3.70 to 3.90 in educational, objective, accountable, and transparent aspects. This program positively contributed to the development of participants' interpersonal and intrapersonal skills. Similar activities should be conducted continuously to strengthen character development, social skills, and mental well-being among children and adolescents in orphanage environments. ABSTRAK Anak-anak dan remaja yang tinggal di panti asuhan menghadapi berbagai tantangan perkembangan yang berkaitan dengan aspek sosial, emosional, dan psikologis. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan karakter yang dapat mendukung kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan kehidupan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kepemimpinan (leadership) serta kesadaran diri (mindfulness) pada anak-anak dan remaja di Panti Asuhan Mekar Lestari BSD. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2026 dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri dari 21 remaja dan 14 anak-anak. Metode pelaksanaan dilakukan melalui seminar interaktif, diskusi kelompok, permainan edukatif, praktik mindfulness melalui mindful daily journaling, serta sesi refleksi diri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar kepemimpinan, meningkatkan kesadaran terhadap emosi yang dirasakan, serta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil evaluasi, narasumber memperoleh rata-rata penilaian antara 3,70–3,90 pada aspek edukatif, objektif, akuntabel, dan transparan. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan interpersonal dan intrapersonal peserta. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat karakter, keterampilan sosial, dan kesehatan mental anak-anak serta remaja di lingkungan panti asuhan.