Mohammad Cakrawala
Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Widya Gama Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh U-Turn Terhadap Kemacetan Lalulintas Kota Malang Pedro Kali Bau; Aji Suraji; Mohammad Cakrawala
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 6 No 1 (2026): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v6i1.563

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk di Kota Malang yang semakin tinggi mengakibatkan peningkatan kebutuhan masyarakat akan transportasi. Peningkatan kebutuhan yang berupa transportasi harus diimbangi dengan fasilitas jalan yang mampu meminimalisir peningkatan volume lalulintas kendaraan dengan cara memanfaatkan fasilitas putar balik. Fasilitas putar balik harus direncanakan sesuai dengan standar sehingga tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume lalulintas, kapasitas jalan dan tingkat pelayanan jalan pada ruas Jalan Borobudur Kecamatan Blimbing Kota Malang. Metode analisis data menggunakan metode PKJI 2023 dengan parameter kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan jalan. Hasil penelitian didapatkan volume lalulintas titik survei A pada arah putar balik tertinggi terjadi pada hari rabu pukul 16:00-17:00 dengan jumlah 863 kend/jam sedangkan volume lalulintas titik survei B pada arah putar balik tertinggi terjadi pada hari rabu pukul 16:00-17:00 dengan jumlah 959 kend/jam. Hasil perhitungan kapasitas jalan pada titik survei A sebesar 1.381,95 smp/jam dan kapasitas jalan pada titik survei B sebesar 1.396,65 smp/jam. Tingkat pelayanan jalan pada ruas Jl. Borobudur Blimbing Kota Malang pada titik survei A memiliki tingkat pelayanan B dan titik survei B memiliki tingkat pelayanan C.
A STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF TIPE SANGAT TINGGI DENGAN LUMPUR LAPINDO Sikstalia Darmayanti; Agus Tugas Sudjianto; Mohammad Cakrawala
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 2 (2025): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v5i2.573

Abstract

Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi. Volume pori tanah lempung ekspansif akan mengalami pembesaran ketika terjadi musim kemarau sehingga akan terjadi proses penyusutan, sedangkan volume tanah akan mengalami pengembangan ketika terjadi musim hujan. Pada tanah lempung ekspansif permasalahan yang sering terjadi adalah proses kembang-susut tanah. Peristiwa kembang-susut yang sangat tinggi pada tanah lempung ekspansif bisa mengakibatkan kerusakan pada jalan raya dan bangunan ringan. Untuk memperbaiki tanah lempung ekspansif bisa dilakukan dengan metode stabilisasi tanah secara kimiawi dengan memanfaatkan lumpur lapindo. Pada penelitian ini akan menggunakan lumpur lapindo sebagai bahan stabilisasi swelling volumetrik (3D) tanah lempung ekspansif didaerah kecamatan Tirtoyudo. Komposisi campuran lumpur lapindo dan tanah lempung ekspansif yang akan digunakan adalah Tanah 100% + lumpur lapindo 0%, tanah 95% + lumpur lapindo 5%, tanah 90% + lumpur lapindo 10%, tanah 85% + lumpur lapindo 15% dan tanah 80% + lumpur lapindo 20%. Pengujian yang dilakukan pada tanah lempung ekspansif Tirtoyudo meliputi uji sifat fisis, sifat mekanis dan uji swelling volumetrik (3D). Dari penelitian yang telah dilaksanakan didapat nilai swelling volumetrik tanah lempung ekspansif dengan penambahan lumpur lapindo 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%, nilai swelling volumetrik yang dihasilkan adalah 38,12%, 18,29%, 12,15%, 11,95%, dan 6,54%. Untuk mendapatkan nilai optimum dari uji swelling volumetrik(3D) dapat dilakukan menggunakan perhitungan regresi linear berganda sehingga mendapatkan hasil yaitu 16,99%.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN ASPAL PADA RUAS POJOK-PLEMAHAN KABUPATEN KEDIRI MENGGUNAKAN METODE SDI (SURFACE DISTRESS INDEX): ANALISIS KERUSAKAN JALAN ASPAL MENGGUNAKAN METODE SDI (SURFACE DISTRESS INDEX) Marta Rizky Dwiyono; Aji Suraji; Mohammad Cakrawala
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 6 No 1 (2026): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v6i1.844

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kondisi kerusakan perkerasan jalan pada ruas Pojok-Plemahan sepanjang 1.042 meter menggunakan metode Surface Distress Index (SDI). Metode ini dipilih karena mampu memberikan gambaran kuantitatif tingkat kerusakan perkerasan jalan melalui survei visual, sehingga menjadi dasar penentuan kebutuhan penanganan yang tepat. Survei dilakukan dengan pengamatan langsung setiap segmen jalan berdasarkan patok kilometer (STA). Data yang dikumpulkan mencakup jenis, panjang, dan tingkat kerusakan yang diklasifikasikan menjadi kondisi baik, sedang, rusak ringan, dan rusak berat. Hasil penelitian menunjukkan distribusi kondisi jalan sebagai berikut: 42 meter kondisi baik, 780 meter sedang, 200 meter rusak ringan, dan 200 meter rusak berat. Segmen kondisi baik berada pada STA 1+000–1+042 sepanjang 42 meter. Kondisi sedang mendominasi STA 0+400–0+900 dan STA 0+900–1+000 dengan total panjang 600 meter. Kerusakan ringan ditemukan pada STA 0+000–0+200, sedangkan kerusakan berat terjadi pada STA 0+200–0+400. Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi penanganan meliputi pemeliharaan rutin untuk segmen kondisi sedang, pemeliharaan berkala untuk kerusakan ringan, serta peningkatan atau rekonstruksi pada kerusakan berat. Dengan prioritas penanganan yang tepat, kondisi jalan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk menunjang kelancaran transportasi dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.