Wienike Dinar Pratiwi
University of Singaperbangsa Karawang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Alih Kode dan Campur Kode dalam Video Youtube Jerome Polin Bersama Chef Arnold serta Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Teks Anekdot di Sekolah Menengah Atas Aisah; Slamet Triyadi; Wienike Dinar Pratiwi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1970

Abstract

Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi dalam video Youtube Jerome Polin bersama chef Arnold, faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode dan campur kode, dan relevansinya sebagai bahan ajar teks anekdot di Sekolah Menengah Atas. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif, sedangkan metode yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini bersumber dari video Youtube Jerome Polin bersama chef Arnold. Peneliti mengumpulkan data menggunakan teknik simak dan catat. Peneliti menyimak bentuk alih kode dan campur kode yang terdapat dalam video Youtube Jerome Polin bersama chef Arnold, kemudian dari hasil menyimak tersebut ditulis dalam bentuk catatan. Adapun bentuk alih kode yaitu intern dan ekstern. Sedangkan campur kode berupa kata, frasa, baster, perulangan kata, ungkapan, dan klausa. Faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode dan campur kode yaitu penutur, mitra tutur, hadirnya orang ketiga, istilah yang lebih populer, kaum terpelajar, menjelaskan sesuatu, dan keterbatasaan kode.
Analisis Keteladanan Tokoh pada Buku Biografi Pramoedya Ananta Toer dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Tek Biografi di SMA Kelas X Putri Estrana Yasiq Ilham; Slamet Triyadi; Wienike Dinar Pratiwi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2006

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahan ajar yang tidak sesuai kompetensi dan materi teks biografi yang tidak menampilkan sastrawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keteladanan tokoh pada buku biografi Pramoedya Ananta Toer dan mendeskripsikan pemanfaatannya sebagai bahan teks biografi di SMA Kelas X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian deskriptif. Subjek dan objek penelitian ini adalah buku biografi dan keteladanan tokoh. Sumber data yang digunakan adalah buku biografi Pramoedya Ananta Toer, skripsi, jurnal, dan buku referensi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, studi pustaka, dan analisis, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keteladanan tokoh pada buku biografi Pramoedya Ananta Toer berdasarkan nilai karakter Kemendikbud 2017, dan hasil analisis yang digunakan sebagai bahan ajar teks biografi di SMA Kelas X berdasarkan ketentuan Kurikulum 2013. Hasil analisis pada buku biografi Pramoedya Ananta Toer ditemukan keteladanan tokoh 42 nilai karakter, terdiri dari dari 9 religius, 12 nasionalis, 8 integritas, 9 mandiri, dan 4 gotong royong. Peneliti membuat bahan ajar dalam bentuk handout dan melakukan validasi bahan ajar berdasarkan kriteria Kemendiknas 2008 untuk menentukan pilihan bahan ajar. Hasil penilaian bahan ajar handout didapatkan nilai sangat baik dari validator kedua. Dapat dikatakan bahwa keteladanan tokoh Pramoedya Ananta Toer dapat dijadikan bahan ajar teks biografi di SMA Kelas X.
Retorika Pembawa Acara X Factor Indonesia Wienike Dinar Pratiwi; Ahmad Abdul Karim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.3057

Abstract

Pembawa acara atau presenter memainkan peran penting dalam mendukung acara. Pembawa acara dituntut mampu memikat audiens untuk terlibat aktif dalam kegiatan yang dibawakan. Oleh karena itu, pembawa acara diharuskan memiliki keterampilan retorika yang mumpuni. Tujuan penelitian mendeskripsikan retorika, diksi, dan gaya bahasa pembawa acara X Factor Indonesia. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Subjek penelitian video final dan result ajang pencarian bakat X Factor Indonesia dari musim pertama hingga musim ketiga. Sumber data penelitian tuturan Robby Purba selaku pembawa acara ajang pencarian bakat X Factor Indonesia. Teknik pengumpulan data memanfaatkan teknik dokumentasi, teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Data penelitian yang terkumpul diolah melalui beberapa tahapan, meliputi pemilihan data, interpretasi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan Robby Purba memanfaatkan gaya retorika persuasif, diksi beragam, serta gaya bahasa beragam untuk memandu acara X Factor Indonesia. Pemanfaatan retorika persuasif digunakan untuk membujuk, meyakinkan, dan memengaruhi audiens. Diksi-diksi yang digunakan oleh Robby Purba yaitu denotasi, konotasi, umum, khusus, dan populer. Penggunaan diksi-diksi tersebut untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan tema acara, menciptakan suasana lebih akrab dan mengundang partisipasi audiens, menjelaskan konsep atau informasi kompleks menjadi lebih sederhana, membantu penonton mendapatkan gambaran terkait topik yang dibahas, bentuk kreativitas dan ekspresi pembawa acara, sarana menyampaikan emosi, mengakomodasi audiens yang berbeda, dan upaya branding diri. Sementara gaya bahasa yang digunakan oleh Robby Purba yaitu metafora, klimaks, antiklimaks, repitisi, personifikasi, dan hiperbola. Penggunaan gaya bahasa tersebut untuk menarik perhatian audiens, memungkinkan pembawa acara mengkomunikasikan informasi dengan lebih baik kepada audiens, menyesuaikan diri dengan audiens yang beragam, memberikan fleksibilitas untuk lebih kreatif dalam menyampaikan pesan, meningkatkan daya tarik visual pada audiens, membangun identitas dan branding diri, serta mengaitkan pesan dengan realitas sehari-hari. Hasil penelitian memberikan kontribusi bagi para profesional yang berperan sebagai pembawa acara. Selain itu, hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai alternatif materi ajar keterampilan berbicara jenjang SLTP dan SLTA, serta relevan dengan mata kuliah berbicara dan retorika di perguruan tinggi.
PENERAPAN METODE GUIDED WRITING BERBASIS PICSART DALAM KETERAMPILAN MENULISKAN TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMPN 2 TEGALSARI Elsa Septiani; Wienike Dinar Pratiwi; Suntoko Suntoko
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12608

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode guided writing berbasis aplikasi PicsArt dalam keterampilan menuliskan teks persuasif siswa kelas VIII di SMPN 2 Telagasari. Metodologi yang diterapkan ialah pendekatan kuantitatif melalui desain kuasi-eksperimental dengan skema pretest-posttest nonequivalent control group. Studi ini melibatkan 72 siswa sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan teknik tes, yakni tes awal dan akhir. Analisis data dilaksanakan dengan menerapkan serangkaian uji statistik, mencakup uji normalitas, homogenitas, n-gain score, serta uji hipotesis menerapkan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian yaitu pada hasil uji SPSS, data menunjukkan bahwa setelah posttest, terdapat peningkatan yang signifikan pada kedua kelas. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 89,58, sedangkan kelas kontrol mencapai 79,17. Uji-t menunjukkan nilai signifikansi (sig. 2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan keterampilan menulis teks persuasi antara kelas eksperimen yang menggunakan metode Guided Writing berbantuan aplikasi Picsart dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Berdasarkan uji N-Gain, peningkatan rata-rata kelas eksperimen adalah 69,37% dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya 40,30% dengan kategori kurang efektif. Berdasarkan studi ini, metode guided writing berbasis aplikasi picsart efektif dalam mendorong keterampilan menuliskan teks persuasi.Kata kunci: Guided Writing, Picsart, menulis, teks persuasi