Ahmad Fadil Ramli
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Solvabilitas dan Kebijakan Dividen Terhadap Pengambilan Keputusan Investasi pada Perusahaan manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Ahmad Fadil Ramli; Suriyanti; St Sukmawati S.
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/yjk5mx06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur solvabilitas menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), kebijakan dividen diukur dengan Dividend Payout Ratio (DPR), sedangkan keputusan investasi diproksikan dengan Return on Investment (ROI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 39 data observasi. Analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik, uji koefisien korelasi (R), uji koefisien determinasi (R²), serta uji hipotesis (uji t dan uji F) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan solvabilitas dan kebijakan dividen memiliki hubungan yang cukup terhadap keputusan investasi. Secara parsial, variabel solvabilitas dan kebijakan dividen menunjukkan pengaruh terhadap Return on Investment pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi keputusan investasi dapat dijelaskan oleh solvabilitas dan kebijakan dividen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur modal dan kebijakan pembagian laba menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan investasi perusahaanyang dipertimbangkan oleh pasar dalam menentukan harga saham perbankan.
Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Nelayan Melalui Pengolahan dan Digitalisasi Pemasaran Hasil Perikanan di Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Budiandriani Budiandriani; Mahfudnurnajamuddin Mahfudnurnajamuddin; Tasrik Hasrat; Ahmad Fadil Ramli; Ahmad Syahrul
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v5i1.3326

Abstract

Masyarakat nelayan di Kelurahan Untia, Kota Makassar, menghadapi masalah klasik berupa rendahnya nilai tambah hasil tangkapan, ketergantungan pada tengkulak, serta terbatasnya akses pasar. Ketidakmampuan dalam mengolah hasil perikanan dan minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital semakin memperburuk kondisi ekonomi keluarga nelayan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pendapatan keluarga nelayan melalui pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah dan penerapan digitalisasi pemasaran. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-aplikatif dengan melibatkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Rawe Dasar. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan nugget ikan, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan pemasaran digital, pendampingan usaha, serta evaluasi keberlanjutan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan indikator keberhasilan berupa peningkatan keterampilan, kualitas produk, strategi pemasaran, dan potensi pendapatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis mitra dalam mengolah ikan menjadi nugget sesuai standar higienitas sederhana, pemanfaatan teknologi tepat guna yang meningkatkan efisiensi produksi, serta perubahan pola usaha dari penjualan ikan segar menuju diversifikasi produk olahan. Pemasaran digital melalui WhatsApp Business, Instagram, dan marketplace memperluas jangkauan konsumen dan meningkatkan daya saing produk. Selain itu, terjadi penguatan modal sosial berupa solidaritas kelompok, tumbuhnya kesadaran branding, dan mental kewirausahaan. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga nelayan dan relevan dengan agenda pembangunan nasional terkait penguatan UMKM pesisir. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah pentingnya integrasi inovasi produk, pemanfaatan teknologi, dan digitalisasi pemasaran sebagai model pemberdayaan masyarakat pesisir di Indonesia.