Metha Rahmatika
Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Metode Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SDN Legok II Tangerang Metha Rahmatika; Een Unaenah; Eka Yulyawan Kurniawan
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i3.35520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian dilakukan karena kemampuan berpikir kritis siswa masih relatif rendah, yang diduga dipengaruhi oleh praktik pembelajaran konvensional yang belum sepenuhnya mendorong peserta didik untuk menganalisis informasi, mengevaluasi permasalahan, serta menemukan solusi secara mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui desain non-equivalent control group. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berbasis PjBL dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, Independent Sample t-test, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif sama, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 56,75 dan kelas kontrol 56,31. Setelah perlakuan diberikan, rata-rata nilai posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 88,22, sedangkan kelas kontrol mencapai 78,78. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan penerapan Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini diperkuat oleh nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 75,06 yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 51,58. Dengan demikian, model Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 melalui kegiatan berbasis proyek dan penyelesaian masalah yang kontekstual.