Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN ISLAMI KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN IKLIM KERJA GURU Nurmilasari Nurmilasari; Bustan Ramli; Abdul Aziz Muslimin
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan Islami serta perannya dalam membangun iklim kerja guru di sekolah. Kepemimpinan Islami kepala sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, harmonis, dan produktif di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Islami tercermin melalui penerapan nilai amanah, keadilan, musyawarah, dan keteladanan dalam praktik kepemimpinan kepala sekolah. Nilai-nilai tersebut berperan dalam membangun komunikasi yang harmonis, meningkatkan motivasi kerja guru, menciptakan budaya kerja kolaboratif, serta membentuk lingkungan kerja yang positif di sekolah. Selain itu, kepemimpinan Islami juga memiliki relevansi dalam pendidikan modern karena mampu menyeimbangkan kemampuan manajerial dengan nilai moral dan spiritual dalam menghadapi tantangan pendidikan. Dengan demikian, implementasi kepemimpinan Islami dapat menjadi salah satu pendekatan dalam menciptakan iklim kerja guru yang efektif dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah
Efektivitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS): Kajian Literatur Nurmilasari Nurmilasari; Mardyawati Yunus
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12058

Abstract

Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan salah satu kebijakan pembiayaan pendidikan terbesar di Indonesia yang bertujuan meringankan beban biaya operasional satuan pendidikan serta mendorong pemerataan akses pendidikan dasar dan menengah. Meskipun program ini telah berjalan lebih dari dua dekade, efektivitas pengelolaannya di lapangan masih menjadi perhatian karena berbagai penelitian menunjukkan temuan yang beragam terkait transparansi, akuntabilitas, dan dampaknya terhadap mutu pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menyintesis berbagai hasil penelitian terdahulu mengenai efektivitas pengelolaan Dana BOS melalui pendekatan kajian literatur (literature review). Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, Garuda, dan Sinta dengan rentang tahun publikasi 2018–2026, sehingga diperoleh lebih dari dua puluh lima sumber yang relevan berupa artikel jurnal nasional, jurnal internasional, buku, dan peraturan perundang-undangan. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui proses identifikasi, pengelompokan tema, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan Dana BOS dipengaruhi oleh lima faktor utama, yaitu kepatuhan terhadap regulasi dan petunjuk teknis, transparansi dan akuntabilitas pelaporan, kompetensi sumber daya manusia pengelola keuangan sekolah, digitalisasi tata kelola melalui aplikasi ARKAS, serta partisipasi komite sekolah dan pengawasan eksternal. Selain itu, kajian ini mengidentifikasi berbagai hambatan, antara lain keterbatasan kapasitas teknologi di daerah tertinggal, minimnya pelatihan bagi bendahara sekolah, serta potensi penyalahgunaan anggaran akibat lemahnya pengawasan. Hasil kajian menegaskan bahwa efektivitas pengelolaan Dana BOS tidak hanya ditentukan oleh besarnya alokasi anggaran, tetapi juga oleh tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan didukung oleh kapasitas sumber daya manusia yang memadai.