Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana peran Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan; dan (2) apa saja faktor pendukung serta faktor penghambat Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh menghasilkan informasi yang bersifat deskriptif dan menggambarkan kondisi secara alamiah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya berperan sebagai fasilitator sekaligus pembimbing dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan. Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti pelaksanaan salat berjamaah, pembelajaran dan pemahaman Al-Qur'an, penerapan hukuman yang bersifat edukatif, penanaman akhlak, serta kegiatan bakti sosial. (2) Faktor-faktor yang mendukung penanaman nilai-nilai Islam meliputi tersedianya berbagai sarana dan prasarana, baik berupa fasilitas fisik, nonfisik, maupun dukungan material, serta adanya kemauan dari anak itu sendiri untuk mengikuti proses pembinaan. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari faktor lingkungan dan faktor internal, terutama yang bersumber dari diri anak itu sendiri