Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Rumah Sanggar Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman Bagi Anak Jalanan (Studi Kasus Rumah Sanggar Alang-Alang Surabaya) Ariska A’yuna Fuadiya; Muhammad Hasyim
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2793

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana peran Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan; dan (2) apa saja faktor pendukung serta faktor penghambat Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh menghasilkan informasi yang bersifat deskriptif dan menggambarkan kondisi secara alamiah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya berperan sebagai fasilitator sekaligus pembimbing dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan. Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti pelaksanaan salat berjamaah, pembelajaran dan pemahaman Al-Qur'an, penerapan hukuman yang bersifat edukatif, penanaman akhlak, serta kegiatan bakti sosial. (2) Faktor-faktor yang mendukung penanaman nilai-nilai Islam meliputi tersedianya berbagai sarana dan prasarana, baik berupa fasilitas fisik, nonfisik, maupun dukungan material, serta adanya kemauan dari anak itu sendiri untuk mengikuti proses pembinaan. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari faktor lingkungan dan faktor internal, terutama yang bersumber dari diri anak itu sendiri
The Dialectics Of Supervision And The Entrepreneurial Competence Of Madrasah Principals: A Critical Study Of Madrasah Ibtidaiyah In Gresik Regency Ririn Inayatul Mahfudloh; Nurul Hidayati; Marjuki; Khusnan Iskandar; Muhammad Hasyim; Rian Nur Farezi; Fionaldo Satria Devangga
Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Educational Science (IJES)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ijes.v8i1.6734

Abstract

This study aims to analyze the role of educational supervision in enhancing the entrepreneurial competence of Madrasah Ibtidaiyah principals in Gresik Regency. The research employed a qualitative approach with a descriptive design, utilizing in-depth interviews, observations, and documentation studies involving madrasah supervisors and principals as the primary informants.The findings reveal that educational supervision has transformed from a merely administrative function into a collaborative approach oriented toward strengthening entrepreneurial leadership capacity. Madrasah supervisors play strategic roles as facilitators, mentors, and partners through the implementation of mentoring, coaching, structured training, and continuous assistance. Contextual and needs-based supervision strategies have proven effective in improving the entrepreneurial competence of madrasah principals, particularly in terms of program innovation, resource management, and partnership network development.The enhancement of entrepreneurial competence has significantly contributed to the transformation of madrasah management, as reflected in improved managerial effectiveness, learning innovation, and institutional financial independence. These findings indicate that supervision functions as an enabling system in fostering adaptive and sustainable entrepreneurial leadership.This study recommends strengthening supervision models grounded in mentoring and collaboration as a systemic strategy for the development of Islamic education management. The implications of this research extend beyond improving educational quality, contributing also to economic capacity building and community empowerment through madrasah-based entrepreneurship programs