Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRAGEDI PEMBAKARAN MALL YOGYA KLENDER PADA KERUSUHAN MEI 1998 : KRONOLOGI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KORBAN RAKYAT SIPIL Raihan Savero; Ahmad Kosasih; Hendi Irawan
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peristiwa pembakaran Mall Yogya Klender terjadi saat kerusuhan Mei 1998 di Jakarta Timur, serta untuk mengetahui dampak terhadap para korban dan keluarga. Penelitian ini juga melihat bagaimana peristiwa tersebut memengaruhi kehidupan korban, baik fisik, psikologis, maupun sosial. Metode yang digunakan merupakan sejarah, yang mencakup empat tahapan : heuristik (pengumpulan sumber), kritik (analisis keaslian dan kredibilitas), interpretasi (penafsiran makna historis), dan historiografi (penyusunan narasi sejarah). Sumber yang digunakan meliputi literatur sekunder seperti buku dan jurnal ilmiah, Serta sumber primer berupa surat kabar sejaman, rekaman video sejaman, dan arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa pembakaran Mall Yogya Klender pada tanggal 15 Mei 1998 merupakan salah satu peristiwa paling tragis dalam rangkaian kerusuhan sosial yang terjadi menjelang runtuhnya Orde Baru. Peristiwa ini menewaskan lebih dari seratus orang, sebagian besar korban terjebak di dalam gedung saat massa menjarah dan membakarnya. Tragedi ini tidak hanya menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar, tetapi juga meninggalkan dampak mendalam secara psikologis dan sosial terhadap keluarga korban yang kehilangan anggota keluarga mereka secara tiba-tiba dan tragis. Selain itu, peristiwa ini memperlihatkan lemahnya perlindungan negara terhadap warga sipil di tengah situasi krisis, serta menyisakan trauma kolektif yang hingga kini masih dikenang oleh masyarakat, terutama di Jakarta Timur.