Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Pengembangan Desa di Kepenghuluan Pematang Sikat Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir Munawardi Munawardi; Dahlan Tampubolon; Bunga Chintia Utami
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi finansial Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) dan dinamika pengembangan ekonomi desa di Kepenghuluan Pematang Sikat, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis rasio kontribusi dan analisis pertumbuhan PADes. Data diperoleh dari laporan keuangan BUMDes dan PADes periode 2018–2025, serta wawancara dengan Ketua BUMDes dan Penghulu Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi BUMDes terhadap PADes berada pada kisaran 29,7% hingga 32,3% dengan rata-rata sekitar 31%, termasuk kategori baik. PADes desa menunjukkan tren meningkat dari Rp24.850.000 (2018) menjadi Rp45.760.000 (2025), meskipun sempat menurun pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. BUMDes berperan sebagai instrumen pembangunan endogen yang mendukung kemandirian fiskal desa secara bertahap melalui unit usaha elektronik dan simpan pinjam.
Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di Era Digital Meriza Elpha Darnia; Cindy Dhede Monica; Munawardi Munawardi; Refi Aprillia
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 1 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1378

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi  dan munculnya internet, perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi hal yang sangat penting dikarenakan semakin canggih teknologi semakin meningkat pula kejahatan yang dilakukan. Pelanggaran hak kekayaan intelektual menjadi semakin mudah dilakukan dan sulit dideteksi. Salah satu isu penting dalam perlindungan hak kekayaan intelektual di era digital adalah pelanggaran hak cipta pembajakan, mendistribusikan atau menggunakan karya intelektual yang melanggar hak cipta tanpa izin penciptanya. Pembajakan digital terutama mempengaruhi konten digital seperti film, musik, dan e-book. Meskipun undang-undang telah dirancang untuk melindungi hak kekayaan intelektual di era digital, masih banyak kasus pelanggaran hak cipta digital. Beberapa alasan mengapa pembajakan digital terus berlanjut adalah tingginya harga produk asli, mudahnya diakses terhadap produk bajakan, dan kurangnya kesadaran akan perlunya melindungi hak kekayaan intelektual.