Ningsi, Zahra Widhia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan, Pelatihan dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Migas di PT VME Process Ningsi, Zahra Widhia; Sumardin, Sumardin; Suyono, Suyono
REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 15 No 1 (2026): REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/revitalisasi.v15i1.8720

Abstract

Industri minyak dan gas bumi (migas) dikenal sebagai sektor yang memiliki tingkat risiko serta kompleksitas pekerjaan yang tinggi. Kondisi tersebut menuntut perusahaan untuk memiliki sumber daya manusia dengan kinerja yang baik agar aktivitas operasional dapat berjalan secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal untuk mengetahui hubungan antara variabel yang diteliti. Populasi penelitian meliputi seluruh karyawan aktif di PT VME Process. Sampel penelitian berjumlah 133 responden yang ditentukan melalui perhitungan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Tahapan analisis meliputi uji validitas, uji reliabilitas, pengujian asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,012 (<0,05). Selain itu, pelatihan juga terbukti memberikan pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), sedangkan pengalaman kerja menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,018 (<0,05). Berdasarkan hasil pengujian simultan (uji F), diperoleh nilai F hitung sebesar 45,327 dengan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi yang ditunjukkan oleh Adjusted R² sebesar 0,62 mengindikasikan bahwa sekitar 62% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 38% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa peningkatan kinerja karyawan pada sektor migas dapat didorong melalui pengelolaan sumber daya manusia yang lebih terarah, antara lain dengan memperhatikan kesesuaian tingkat pendidikan, pelaksanaan program pelatihan yang berbasis kompetensi serta keselamatan kerja, dan pemanfaatan pengalaman kerja karyawan secara optimal dalam proses operasional perusahaan.