The development of beauty salons is increasingly attracting attention and helping new job opportunities in Indonesia. Digital marketing is one of the most effective and efficient marketing methods in the era of rapid and increasingly massive technological development today. The purpose of this study is to determine the optimization of digital marketing at DN Salon Kalianget in Sumenep Regency through social media used by DN salon. This study uses a qualitative descriptive approach with data triangulation techniques to describe the current conditions in depth. DN Salon faces challenges in the digital era by transforming to the current situation, despite digital limitations, lack of technical expertise in creating content, and limited time. Although still simple, DN Salon proves that interactive digital promotions can convert viewers into active and loyal customers. Conclusions related to customer engagement theory include DN Salon Lack of in-depth understanding of digital marketing strategies, DN Salon lacks support or cooperation with third parties (consultants/trainers), lack of expertise in creating and editing digital content, DN Salon has time constraints in creating content regularly, DN Salon does not have training or a special budget for digital marketing and lack of consistency in updating content on social media. These obstacles emphasize the need for training, resource allocation, and increased consistency so that digital marketing strategies can run more optimally and maximally as expected. Abstrak Perkembangan salon kecantikan semakin menarik perhatian dan membantu peluang lapangan pekerjaan baru di Indonesia. Digital marketing merupakan salah satu metode pemasaran yang sangat efektif dan efisien pada era perkembangan teknologi yang cepat dan semakin masif sekarang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui optimalisasi pemasaran digital pada DN Salon kalianget di kabupaten Sumenep melalui media sosial yang dipakai salon DN. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi data untuk menggambarkan secara mendalam kondisi terkini. DN Salon menghadapi tantangan di era digital dengan bertransformasi dengan keadaan saat ini, meskipun dengan keterbatasan digital, kurangnya keahlian teknis dalam membuat konten, dan minimnya waktu. Meskipun masih sederhana, DN Salon membuktikan bahwa promosi digital interaktif mampu mengubah penonton menjadi pelanggan aktif dan setia. kesimpulan berkaitan dengan teori customer engagement antara lain yaitu DN Salon Kurangnya pemahaman mendalam tentang strategi digital marketing, DN Salon belum adanya dukungan atau kerja sama dengan pihak ketiga (konsultan/pelatih), minimnya keahlian dalam membuat dan mengedit konten digital, DN Salon memilikli kendala waktu dalam membuat konten secara rutin, DN Salon tidak adanya pelatihan maupun anggaran khusus untuk digital marketing dan Kurangnya konsistensi dalam memperbarui konten di media sosial. Hambatan ini menekankan perlunya pelatihan, alokasi sumber daya, dan peningkatan konsistensi supaya strategi digital marketing bisa berjalan lebih maksimal dan optimal sesuai harapan.