Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analysis of Segmentation, Targeting and Positioning Strategies in Fraud Risk and Their Impact on Organizational Potential Consequences in Achieving Organizational Goals Mohammad Firlie Pranata; Unsul Abrar; Amirul Fatoni
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 1 No. 7 (2022): November 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v1i7.1779

Abstract

Data compiled by Indonesian Corruption Watch shows that during 2016, there were 482 corruption cases with a total state loss of IDR 1.47 trillion (Indonesian Corruption Watch 2017). International Transparency in a 2016 survey showed Indonesia ranked 90th out of 176 countries measured by the level of corruption with a score of 37 (Transparency International 2016). Reform in the field of state finances has been implemented through a package of laws consisting of UUD No. 17 of 2003 concerning State Finance, UUD no. 1 of 2004 concerning the State Treasury and UUD no. 15 of 2004 concerning Examination of State Financial Management and Responsibility. The implementation of the Segmentation, Targeting and Positioning (STP) strategy can be used as a "lubricant" and an exit strategy in mitigating and preventing the occurrence of fraud risk. more optimal.
Strengthening Digital Marketing for Young Entrepreneurs at Wiraraja Mart, Sumenep Regency Mohammad Firlie Pranata; Norsain
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 1 No. 8 (2022): November 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v1i8.1680

Abstract

The digital era is a challenge and opportunity in doing business, these challenges and opportunities need to be answered with skills that are honed according to developments. Online stores are becoming increasingly popular among many groups, in fact, almost all people who don't have shops in general also sell online. This is because it is considered easy and practical. This development must also be followed by Wiraraja Mart, Sumenep Regency. At an early age and still not taking advantage of sales in the online world due to limited human resources, efforts have been made to find a solution with young entrepreneurs. The young cooperatives consist of wiraraja students and youth youth who lack knowledge and still have no experience selling online. To overcome this, it is necessary to have related training and assistance about becoming a digital marketer. This service program is expected to be the first step in starting an online business at Wiraraja Mart through young cooperatives, they are required to have a creative and innovative mentality.
Penerapan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru dan Disiplin Kerja di Raudhatul Athfal Bambang Hermanto; Mohammad Firlie Pranata; Dina Kurniawati; Aryo Wibisono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1417

Abstract

Peran kepala sekolah sebagai pemimpin tidak dapat dilepaskan dari model kepemimpinan yang ada saat ini. Kinerja guru di sebuah lembaga pendidikan dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan seorang kepala sekolah. Pendekatan kepemimpinan kepala sekolah RA At Taqwa Parsanga dan Kinerja guru di RA At Taqwa Parsanga adalah tujuan dari artikel ini, karena masih terdapat permasalahan kinerja dan disiplin guru yang kurang maksimal dalam bekerja sehingga mengganggu proses pembelajaran. Studi ini adalah studi kasus tunggal dan menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data menggunakan pengurangan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan dari pengurangan dan penyajian data. Untuk memastikan keabsahan data, teknik dan sumber triangulasi digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua gaya kepemimpinan berbeda digunakan oleh kepala sekolah di RA At Taqwa Parsanga. Gaya kepemimpinan otoriter mengontrol kehadiran guru dan tugas administrasi, sedangkan gaya kepemimpinan demokratis membiarkan guru berkembang dalam berbagai tugas. Selanjutnya, data menunjukkan bahwa guru di RA At Taqwa Parsanga sangat baik karena mereka selalu menyelesaikan administrasi dengan cepat, lengkap, dan benar. Akibatnya, RA At Taqwa Parsanga adalah satu-satunya sekolah Imbas di Jatikalen yang diberi penghargaan BOS.
ANALISIS PENGGUNAAN PLATFORM DESAIN GRAFIS SEBAGAI ALAT PEMASARAN DIGITAL PADA PEMUDA LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA SUMENEP Mohammad Firlie Pranata; Norsain; Johan Darmawan
Bisnis, Jasa dan Keuangan Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-BISNIS,JASA DAN KEUANGAN
Publisher : Yayasan Cendekia Citra Gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/ay83qy79

Abstract

Para Pelaku bisnis online menjadi semakin diminati banyak kalangan, bahkan hampir semua masyarakat yang tidak memiliki toko secara umum juga melakukan penjualan online. Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) aktif dalam melakukan binsis dan usaha bertujuan untuk mensejahterakan para anggota khususnya dan masyarakat sumenep pada umumnya yang menikmati fasilitas tersebut. Diusianya yang masi dini tersebut masi baru memanfaatkan penjualan di dunia online karena keterbatasan sumber daya manusia, hal tersebut telah diupayakan mendapatkan solusi untuk tetap berlatih mengasah sofskill, Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus menunjukkan bahwa Para Pemuda LDII minim pengetahuan dan mencari pengalaman penjualan online dalam platform desain grafis sebagai alat pemasaran digital maka perlu adanya pelatihan intens dan pendampingan sehingga dapat meningkatkan penjualan. Kata kunci : Pemasaran Digital, platform, desain grafis
Analisis Tax Planning Antara Norma Perhitungan Penghasilan Neto (NPPN) Dengan Pencatatan (Pph Final) Bagi UMKM Cahaya di Era Digital Norsain; Andriyani; Mohammad Firlie Pranata
Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jibaku.v6i2.5097

Abstract

MSMEs are the main drivers of regional economic growth and contributors to national tax revenue. However, Darmawan (2023) stated that the MSME tax compliance rate in 2021 was only 65%, which is considered insufficient. This decline continues despite the government providing incentives in the form of a reduction in the MSME tax rate through Government Regulation No. 23 of 2018, which reduced the rate from 1% to 0.5% of gross turnover. The low fulfillment of MSME tax obligations is due to a limited understanding of an effective and regulatory tax accounting system (Palupi & Arifin, 2023). The Cahaya MSME, located in Meddelan Village, Sumenep Regency, has not yet optimally recorded its financial records and tax reporting. Preparing appropriate tax planning and considering its legal entity status are strategic steps for Cahaya MSME to improve tax compliance, benefit from optimizing tax policies, and support growth and cessation. Cahaya MSME's status as a sole proprietorship is highly appropriate at this time, as its tax administration and reporting are simpler and do not require complicated legal processes like those of a legal entity. Cahaya MSMEs need to keep neat financial records, follow developments in tax regulations, and take advantage of applicable tax incentives. Then a simple but compliant tax strategy can be implemented, so that businesses continue to run smoothly and avoid tax problems in the digital future. Abstrak UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah maupun penyumbang penerimaan pajak nasional. Namun, (Darmawan, 2023) menyatakan bahwa tingkat kepatuhan pajak UMKM pada tahun 2021 hanya sebesar 65%, yang masuk dalam kategori kurang. Penurunan ini terus terjadi meskipun pemerintah telah memberikan insentif berupa penurunan tarif pajak UMKM melalui PP No. 23 Tahun 2018, yang menurunkan tarif dari 1% menjadi 0,5% dari peredaran bruto. Rendahnya kepatuhan wajib pajak UMKM tersebut disebabkan oleh keterbatasan pemahaman mengenai sistem akuntansi perpajakan yang efektif dan sesuai regulasi (Palupi & Arifin, 2023). UMKM Cahaya yang berlokasi di Desa Meddelan di Kabupaten Sumenep, pencatatan keuangan dan pelaporan perpajakan belum dilakukan secara optimal. Penyusunan tax planning tepat dan pertimbangan status badan hukum menjadi langkah strategis bagi UMKM Cahaya meningkatkan kepatuhan pajak, mengoptimalkan manfaat kebijakan perpajakan, serta mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan. Status UMKM Cahaya sebagai badan usaha perorangan sudah sangat sesuai untuk saat ini, karena administrasi dan pelaporan pajaknya lebih sederhana serta tidak memerlukan proses legalitas yang rumit seperti badan. UMKM Cahaya perlu melakukan pencatatan keuangan secara rapi, mengikuti perkembangan regulasi pajak, dan memanfaatkan insentif pajak berlaku, Maka strategi perpajakan yang sederhana namun patuh aturan dapat diterapkan, sehingga usaha tetap berjalan lancar dan terhindar dari masalah perpajakan di masa depan digital.  
Analisis Optimalisasi Pemasaran Digital pada DN Salon kalianget di Kabupaten Sumenep Mohammad Firlie Pranata; Dani Eka Bakhtiar; Bambang Hermanto
Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jibaku.v6i2.5138

Abstract

The development of beauty salons is increasingly attracting attention and helping new job opportunities in Indonesia. Digital marketing is one of the most effective and efficient marketing methods in the era of rapid and increasingly massive technological development today. The purpose of this study is to determine the optimization of digital marketing at DN Salon Kalianget in Sumenep Regency through social media used by DN salon. This study uses a qualitative descriptive approach with data triangulation techniques to describe the current conditions in depth. DN Salon faces challenges in the digital era by transforming to the current situation, despite digital limitations, lack of technical expertise in creating content, and limited time. Although still simple, DN Salon proves that interactive digital promotions can convert viewers into active and loyal customers. Conclusions related to customer engagement theory include DN Salon Lack of in-depth understanding of digital marketing strategies, DN Salon lacks support or cooperation with third parties (consultants/trainers), lack of expertise in creating and editing digital content, DN Salon has time constraints in creating content regularly, DN Salon does not have training or a special budget for digital marketing and lack of consistency in updating content on social media. These obstacles emphasize the need for training, resource allocation, and increased consistency so that digital marketing strategies can run more optimally and maximally as expected.   Abstrak Perkembangan salon kecantikan semakin menarik perhatian dan membantu peluang lapangan pekerjaan baru di Indonesia. Digital marketing merupakan salah satu metode pemasaran yang sangat efektif dan efisien pada era perkembangan teknologi yang cepat dan semakin masif sekarang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui optimalisasi pemasaran digital pada DN Salon kalianget di kabupaten Sumenep melalui media sosial yang dipakai salon DN. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi data untuk menggambarkan secara mendalam kondisi terkini. DN Salon menghadapi tantangan di era digital dengan bertransformasi dengan keadaan saat ini, meskipun dengan keterbatasan digital, kurangnya keahlian teknis dalam membuat konten, dan minimnya waktu. Meskipun masih sederhana, DN Salon membuktikan bahwa promosi digital interaktif mampu mengubah penonton menjadi pelanggan aktif dan setia. kesimpulan berkaitan dengan teori customer engagement antara lain yaitu DN Salon Kurangnya pemahaman mendalam tentang strategi digital marketing, DN Salon belum adanya dukungan atau kerja sama dengan pihak ketiga (konsultan/pelatih), minimnya keahlian dalam membuat dan mengedit konten digital, DN Salon memilikli kendala waktu dalam membuat konten secara rutin, DN Salon tidak adanya pelatihan maupun anggaran khusus untuk digital marketing dan Kurangnya konsistensi dalam memperbarui konten di media sosial. Hambatan ini menekankan perlunya pelatihan, alokasi sumber daya, dan peningkatan konsistensi supaya strategi digital marketing bisa berjalan lebih maksimal dan optimal sesuai harapan.