Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Pembukuan Sederhana dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Keberhasilan Usaha: Studi Kasus pada UMKM Khairas House Kota Medan Abdul Gani; Shabrina Tri Asti Nasution
Bata Ilyas Educational Management Review Vol. 6 No. 2 (2026): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/biemr.v6i2.4042

Abstract

Banyak UMKM yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia (SDM), sehingga memengaruhi keberhasilan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan pembukuan sederhana dan pengelolaan SDM dalam meningkatkan keberhasilan usaha pada UMKM Khairas House. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas satu pemilik, dua karyawan, dan delapan pelanggan tetap yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Khairas House telah menerapkan pembukuan sederhana melalui pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara manual sehingga membantu pemilik mengendalikan arus kas dan memantau kondisi keuangan usaha. Pengelolaan SDM telah dilakukan melalui pembagian tugas, komunikasi kerja, dan evaluasi secara langsung, meskipun belum didukung oleh program pelatihan formal bagi karyawan. Sinergi antara pembukuan sederhana dan pengelolaan SDM berkontribusi terhadap keberhasilan usaha yang ditunjukkan dengan kemampuan mempertahankan sekitar 20 pelanggan tetap setiap bulan serta keberlangsungan usaha sejak tahun 2017. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan sistem pembukuan sederhana sesuai SAK EMKM dan peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM jasa penjahitan.
Penerapan Teknologi Informasi dalam Audit: Meningkatkan Efisiensi dan Akurasi di Lingkungan Sekolah Shabrina Tri Asti Nasution; Siti Alhamra Salqaura; Ahmad Prayudi; Riadi Riadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1263

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan tenaga administrasi SMA Negeri 13 Medan mengenai penerapan teknologi informasi dalam proses audit sekolah. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya pemanfaatan aplikasi digital dalam pengelolaan dokumen keuangan, pemeriksaan data administrasi, serta pelaporan audit internal sekolah. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, simulasi audit digital, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 82% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, penggunaan teknologi informasi mampu meningkatkan efisiensi waktu pemeriksaan dokumen hingga 40% dan mengurangi kesalahan pencatatan administrasi sebesar 35%. Implementasi teknologi informasi dalam audit sekolah memberikan dampak positif terhadap akurasi data, transparansi administrasi, dan efektivitas pengawasan internal sekolah.
Identifikasi efektivitas penggunaan aplikasi Coretax dalam pelaporan pajak di Medan Muhammad Habibie; Arifa Pratami; Desy Astrid Anindya; Shabrina Tri Asti Nasution; Dwi Pertiwi Anggraini; Siti Aisyah Aisyah; Taufiq Risal
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1010

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas penggunaan aplikasi Coretax dalam pelaporan pajak di Medan serta menganalisis kendala yang dihadapi wajib pajak, solusi yang ditawarkan, dan dampak implementasi sistem Coretax terhadap kepatuhan perpajakan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis konten. Data primer diperoleh melalui analisis terhadap 66 artikel berita dari media massa daring yang membahas implementasi Coretax pada periode akhir 2024 hingga Maret 2025. Selain itu, dilakukan observasi mendalam dan studi literatur terhadap berbagai sumber pustaka yang relevan. Objek penelitian meliputi DJP Sumut I dan beberapa KPP Pratama wilayah Medan. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Coretax pada tahap awal lebih banyak diberitakan dalam konteks permasalahan teknis yang mendasar dan menimbulkan dampak negatif bagi pengguna. Sistem ini secara berulang dilaporkan mengalami gangguan seperti kesalahan sistem (bug), keterbatasan akses, dan kondisi yang tidak stabil. Dampak paling dominan dirasakan oleh wajib pajak, pelaku usaha, dan konsultan pajak berupa kesulitan administrasi perpajakan, keterlambatan pelaporan, dan terganggunya operasional usaha. Respons pemerintah cenderung bersifat reaktif melalui penghapusan sanksi administratif dan komitmen perbaikan sistem, namun belum sepenuhnya menyentuh akar permasalahan. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada analisis konten pemberitaan media massa daring dan belum melakukan evaluasi langsung terhadap pengguna aplikasi Coretax menggunakan pendekatan kuantitatif. Data numerik spesifik terkait jumlah keluhan wajib pajak juga tidak tersedia karena pengaduan terpusat di DJP Kementerian Keuangan. Implikasi – Temuan ini menegaskan urgensi perbaikan sistem Coretax dari aspek perencanaan, pengujian, kesiapan sistem, dan strategi sosialisasi. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk berfokus pada perspektif pengguna atau wajib pajak yang berinteraksi langsung dengan aplikasi Coretax serta mengevaluasi kualitas layanan menggunakan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Perbaikan sistem diperlukan untuk menjamin kelancaran implementasi dan meningkatkan keberhasilan Coretax dalam mendukung optimalisasi penerimaan negara.