Mirawati Mirawati
Magister Farmasi, Pascasarjana Universitas Muslim Indobnesia Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG SALAM (Syzygium polyanthum) SEBAGAI AGEN ANTIACNE TERHADAP Cutibacterium acnes, Staphylococcus aureus DAN Staphylococcus epidermidis Nuraqidah Nuraqidah; Ahmad Najib; Mirawati Mirawati; Iskandar Zulkarnain Mahmud Bade; Nurul Ilmi Ainun Nissa; Nurlina Nurlina
As-Syifaa Jurnal Farmasi Vol 18, No 1 (2026): AS-SYIFAA JURNAL FARMASI
Publisher : Fakultas Farmasi UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56711/jifa.v18i1.1365

Abstract

Jerawat merupakan gangguan kulit inflamasi yang disebabkan oleh kolonisasi bakteri seperti Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus epidermidis. Penggunaan antibiotik topikal secara terus-menerus dapat memicu resistensi, sehingga diperlukan alternatif alami yang aman dan efektif. Salah satu tanaman obat yang berpotensi adalah kulit batang salam (Syzygium polyanthum), yang diketahui mengandung senyawa aktif dengan efek antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit batang salam terhadap bakteri penyebab jerawat. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Skrining fitokimia dilakukan dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan uji aktivitas antibakteri mencakup skrining bakteri, penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM), serta uji difusi agar menggunakan cakram kertas. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, dan fenolik. Aktivitas antibakteri yang signifikan diperoleh terhadap P. acnes, S. aureus, dan S. epidermidis dengan nilai KHM berturut-turut sebesar 0,4%; 0,8%; dan 0,2%, serta nilai KBM masing-masing sebesar 0,8%; 1,6%; dan 0,4%. Zona hambat terbesar diperoleh pada bakteri S. epidermidis. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang salam memiliki potensi sebagai agen topikal antiacne dari bahan alam.