Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Wahyu Maulana; Devi Lestari Pramita Putri; Ahmad Yudi Heryadi; Junaidi Efendi
JCSE: Journal of Community Service and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2026): JCSE April 2026
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/ck7aw651

Abstract

Permasalahan limbah organik rumah tangga masih menjadi tantangan yang dihadapi masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Sebagian besar limbah organik belum dimanfaatkan secara optimal dan masih dibuang atau dibiarkan menumpuk sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, masyarakat masih bergantung pada penggunaan pupuk kimia dalam kegiatan pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk ramah lingkungan guna mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi terhadap kelompok petani dan ibu rumah tangga dengan jumlah peserta sekitar 50 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah organik secara mandiri. Pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik meningkat dari 48% menjadi 90%, pemahaman tentang pupuk organik ramah lingkungan meningkat dari 52% menjadi 92%, dan keterampilan pembuatan pupuk organik meningkat dari 40% menjadi 88%. Selain itu, pemanfaatan pupuk organik untuk kegiatan pertanian meningkat dari 50% menjadi 95%. Program ini juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam memandang limbah organik sebagai sumber daya yang bernilai ekonomi dan lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan ini terbukti mampu mendukung pengurangan limbah organik, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta memperkuat praktik pertanian berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.