p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Vokasi SOLUSI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Pencatatan Keuangan UMKM melalui Literasi Akuntansi Sederhana di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kota Semarang Windasari Rachmawati; Abdul Karim; Hani Krisnawati; Muhammad Iqbal; Iskandar Bukhori
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9626

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, khususnya terkait pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dimana sebagian besar pelaku usaha belum memiliki sistem pencatatan keuangan yang tertib dan masih mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pencatatan keuangan UMKM melalui literasi akuntansi sederhana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2026 dan diikuti oleh 10 pelaku UMKM. Materi yang diberikan meliputi pentingnya literasi akuntansi, pencatatan transaksi usaha, penyusunan laporan arus kas, serta pencatatan aset usaha menggunakan template berbasis Microsoft Excel. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pencatatan keuangan serta kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana secara mandiri. Peserta juga mulai memahami pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha dalam mendukung pengelolaan usaha yang lebih baik. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi akuntansi dan keterampilan pencatatan keuangan pelaku UMKM sehingga dapat mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha di masa mendatang
Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga Windasari Rachmawati; Abdul Karim; Abdul Manan; Hani Krisnawati
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana struktur kepemilikan blockholders memengaruhi penetapan audit fees pada perusahaan keluarga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan keluarga dipilih sebagai konteks penelitian karena karakter kepemilikan yang terkonsentrasi berpotensi menciptakan dinamika tata kelola yang kompleks serta meningkatkan risiko konflik kepentingan antara pemegang saham pengendali dan pemegang saham minoritas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel pada perusahaan keluarga sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals selama periode 2021–2024. Data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan yang dipublikasikan secara resmi. Audit fees diukur menggunakan logaritma natural biaya audit eksternal, sementara karakteristik blockholders direpresentasikan melalui keberadaan dan jumlah pemegang saham besar selain pemegang saham pengendali utama. Homogenitas kepemilikan keluarga diuji sebagai variabel moderasi untuk menangkap potensi dominasi pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan blockholders berasosiasi positif dengan audit fees, yang mengindikasikan bahwa auditor memandang kehadiran pemegang saham besar tambahan sebagai sumber peningkatan kompleksitas dan risiko tata kelola. Sebaliknya, jumlah blockholders tidak terbukti memengaruhi audit fees secara signifikan. Temuan lainnya menunjukkan bahwa homogenitas kepemilikan keluarga memperkuat hubungan antara keberadaan blockholders dan audit fees. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa pola dan karakter pengendalian kepemilikan lebih berperan dalam penilaian risiko audit dibandingkan sekadar jumlah pemegang saham besar.