Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PMKM Peningkatan Kompetensi Manajemen Keuangan UMKM Kue Makcik Cam melalui Pemanfaatan Aplikasi Microsoft Excel Agnes Br Manurung; Mutia Amalia; Windy Andaresta; Abri Andry Saresa Marbun; Khairi Anshor
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9307

Abstract

UMKM “Kue Makcik Cam” merupakan usaha mikro yang bergerak pada bidang produksi dan penjualan kue tradisional yang telah berkembang dan memiliki aktivitas produksi yang berkelanjutan. Seiring dengan perkembangan usaha dan meningkatnya kebutuhan pengelolaan bisnis yang lebih terstruktur, diperlukan peningkatan kapasitas dalam manajemen keuangan melalui pemanfaatan teknologi digital yang sederhana dan mudah diterapkan. Optimalisasi pencatatan dan penyusunan laporan keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung evaluasi usaha serta pengambilan keputusan yang lebih tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajemen keuangan pada UMKM “Kue Makcik Cam” melalui pemanfaatan Microsoft Excel sebagai media pembukuan sederhana. Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah mendukung keberlanjutan usaha mitra melalui penerapan sistem pencatatan keuangan yang lebih tertata, akurat, dan mudah digunakan. Target khusus yang ingin dicapai meliputi peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya manajemen keuangan, peningkatan kemampuan dalam menggunakan Microsoft Excel untuk pencatatan transaksi usaha, serta tersedianya template pembukuan sederhana yang dapat digunakan secara mandiri. Data yang digunakan dalam kegiatan ini berupa data primer yang diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan diskusi dengan pemilik UMKM “Kue Makcik Cam”. Data tersebut mencakup kondisi pengelolaan keuangan usaha, kebutuhan mitra terkait pengembangan administrasi keuangan, serta kesiapan penerapan teknologi pendukung usaha. Metode pengabdian yang diterapkan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Solusi yang ditawarkan berupa penerapan sistem pembukuan digital sederhana berbasis Microsoft Excel melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi dan template pembukuan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan penggunaan, serta monitoring penerapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola keuangan usaha. Mitra mampu menggunakan Microsoft Excel untuk mencatat transaksi harian, menyusun laporan kas masuk dan kas keluar, serta melakukan perhitungan laba usaha secara sederhana. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa template pembukuan keuangan berbasis Excel, modul pelatihan, dokumentasi kegiatan, dan bahan publikasi ilmiah. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi dalam mendukung digitalisasi administrasi keuangan UMKM dan meningkatkan kapasitas manajerial usaha secara berkelanjutan.
Workshop Inspeksi Visual Pengelasan Dengan Standar TWI Di SMKS Bina Taruna 1, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara Alexander Sebayang; Syariful Hikmah Sormin; Frans Tomy Syahputra Butarbutar; Nova Juliana; Windy Andaresta
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i2.2882

Abstract

Pelatihan dan Workshop Inspeksi visual pengelasan  di SMKS Bina Taruna 1 Medan memberikan pemahaman yang mendasar tentang metode inspeksi hasil pengelasan secara visual (visual inspection) terhadap standar pengelasan yang baku sekaligus sebagai sarana persiapan untuk siswa bidang keahlian teknik pengelasan mengikuti sertifikasi welder. Pada workshop ini digunakan standar TWI. SMKS Bina Taruna 1 Medan telah mempunyai laboratorium dan peralatan teknik pengelasan yang lengkap dan siswa dengan kemampuan mengelas cukup baik namun belum pernah di inspeksi berdasarkan standar hasil pengelasan yang baku. Untuk itu perlu diadakan pelatihan pada program pengabdian kepada masyarakat di SMKS Bina Taruna 1 Medan ini agar di Jurusan Teknik Pengelasan pada SMK ini mempunyai wawasan yang mendalam tentang kompetensi pengelasan. Dengan adanya modul pelatihan dan peralatan praktek, hasil pengelasan siswa dapat dievaluasi berdasarkan standar yang berlaku secara internasional dan dengan menggunakan alat uji yang digunakan dalam keadaan sebenarnya di industri ataupun bidang usaha yang berkaitan dengan pengelasan. Siswa yang hasil pengelasannya dapat lolos dari kriteria yang disyaratkan, nantinya dapat mengajukan ke suatu lembaga sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat pengelasan yang berlaku secara Nasional maupun Internasional. Kegiatan ini juga secara tidak langsung menjadi media promosi terhadap Prodi Teknik Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi Politeknik Negeri Medan, untuk memperkenalkan lebih jauh terhadap SMK yang sesuai bidang keahlian pengelasan.
Analisis Kinerja Distributor Valve pada Sistem Pengereman Kereta Penumpang Berbasis Air Brake System Windy Andaresta; Abri Andry Saresa Marbun; Agnes Manurung; Boby Sahat Maruli Malau
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v8i2.119222

Abstract

The braking system is a vital component in railway operations that plays an important role in ensuring travel safety. One of the main components in an air brake system is the distributor valve, which functions to regulate the distribution of air pressure to the brake cylinder. This study aims to analyze the performance of the distributor valve in a passenger train braking system based on an air brake system. The methods used include field observations, literature studies, and analysis of the working process and pressure response of the braking system. The results show that the distributor valve is capable of responding effectively to changes in brake pipe pressure, with a maximum pressure reaching 3.8 bar, thereby producing optimal braking force. In addition, the system demonstrates stability during both the braking and brake release processes in accordance with the working principles of the air brake system. Therefore, the performance of the distributor valve is considered to meet operational standards and plays an important role in maintaining the safety of the railway braking system.