Rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran PJOK, khususnya pada materi futsal, menjadi salah satu permasalahan yang memengaruhi keterlibatan dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pembelajaran yang masih didominasi pendekatan konvensional menyebabkan siswa kurang aktif, cepat bosan, dan kurang memahami konsep permainan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran futsal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas XI SMA Kartika XIX-2 Kota Bandung dengan jumlah subjek sebanyak 35 siswa. Instrumen penelitian menggunakan angket minat belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan rata-rata, persentase ketuntasan, median, varian, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGfU mampu meningkatkan minat belajar siswa secara bertahap dari kondisi awal hingga siklus II. Persentase ketuntasan minat belajar meningkat dari 29% pada kondisi awal menjadi 100% pada siklus II tindakan 2, sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 43 menjadi 72. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan, perhatian, dan antusiasme selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, model pembelajaran TGfU efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran futsal serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran PJOK yang lebih aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa.