Regi Dwi Septian
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN AKTIVITAS RENANG TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Muhammad Dzikry Abdullah Al Ghazaly; Regi Dwi Septian; Riansyah; Alit Rahmat; Reshandi Nugraha; Nadila Maesara
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i1.4706

Abstract

Abstract: This study systematically reviews the role of swimming in improving physical fitness based on recent empirical evidence. A Systematic Literature Review (SLR) using PRISMA and PICO frameworks was conducted through the Scopus database. From 426 studies identified, 20 met inclusion criteria and were analyzed. Results show that 94.4% had moderate to high quality, confirming swimming’s significant effects on aerobic capacity, body composition, muscle strength, flexibility, balance, and functional fitness. Aquatic environments provide resistance and buoyancy, promoting physiological adaptations with minimal injury risk. Practically, swimming is recommended as an effective, safe, and inclusive exercise for all age groups. Future studies should determine optimal training doses and explore physiological mechanisms underlying aquatic fitness adaptations. Keywords: swimming, physical fitness, aquatic exercise, systematic literature review   Abstrak: Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis peran aktivitas renang terhadap peningkatan kebugaran jasmani berdasarkan bukti empiris terbaru. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PRISMA dan PICO melalui basis data Scopus. Dari 426 artikel yang ditemukan, 20 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil menunjukkan 94,4% studi berkualitas sedang hingga tinggi, menegaskan bahwa aktivitas renang berperan signifikan dalam meningkatkan kapasitas aerobik, komposisi tubuh, kekuatan otot, fleksibilitas, keseimbangan, dan kebugaran fungsional. Lingkungan air memberikan resistensi dan daya apung yang mendukung adaptasi fisiologis dengan risiko cedera rendah. Secara praktis, renang direkomendasikan sebagai latihan efektif, aman, dan inklusif bagi semua kelompok usia. Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dosis optimal dan mekanisme fisiologis adaptasi kebugaran akibat latihan di air.   Kata Kunci: renang, kebugaran jasmani, latihan akuatik, systematic literature review
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Menggunakan Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) Yusup Mahendra; Reshandi Nugraha; Regi Dwi Septian
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 5 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6nxmen70

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of volleyball underhand passing skills caused by differences in student abilities that have not been fully accommodated in the learning process. The study aims to determine efforts to improve learning outcomes in volleyball underhand passing skills through the application of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach. The study used the Classroom Action Research (CAR) method, implemented in two cycles with the stages of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 36 eighth-grade students of YASPRI MARIPARI Sukawening Junior High School. The research instrument used the AAHPER Face Wall-Volley Test to measure underhand passing skills. Data analysis was performed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, the Wilcoxon Signed Rank Test, and the N-Gain test. The results showed an increase in learning outcomes in each cycle. The average student score increased from 8.58 in the pretest to 9.97 in Cycle I and 11.67 in Cycle II. The Wilcoxon test results showed a significance value of 0.000 (<0.05), indicating a significant improvement in learning outcomes. Learning effectiveness was also demonstrated by the N-Gain value of 0.4449, categorized as moderate. The learning completion percentage increased from 19.4% in the initial conditions to 88.9% in Cycle II. Based on the research results, it can be concluded that the Teaching at the Right Level (TaRL) approach is effective in improving learning outcomes in volleyball underhand passing skills through learning tailored to the students' ability levels, making the learning process more adaptive and able to accommodate differences in ability within the class. Keywords: Volleyball, Learning Outcomes, Underhand Passing, Physical Education, Teaching at the Right Level (TaRL).
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING DALAM PEMBELAJARAN FUTSAL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA Muhammad Ilham Destama Raya; Tite Juliantine; Regi Dwi Septian
Jambura Journal of Sports Coaching Vol 8, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jjsc.v8i2.38334

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran PJOK, khususnya pada materi futsal, menjadi salah satu permasalahan yang memengaruhi keterlibatan dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pembelajaran yang masih didominasi pendekatan konvensional menyebabkan siswa kurang aktif, cepat bosan, dan kurang memahami konsep permainan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran futsal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas XI SMA Kartika XIX-2 Kota Bandung dengan jumlah subjek sebanyak 35 siswa. Instrumen penelitian menggunakan angket minat belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan rata-rata, persentase ketuntasan, median, varian, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGfU mampu meningkatkan minat belajar siswa secara bertahap dari kondisi awal hingga siklus II. Persentase ketuntasan minat belajar meningkat dari 29% pada kondisi awal menjadi 100% pada siklus II tindakan 2, sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 43 menjadi 72. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan, perhatian, dan antusiasme selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, model pembelajaran TGfU efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran futsal serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran PJOK yang lebih aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa.