Karolus Banda Larantukan
Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kadar Kafein Pada Kopi Buah Mangrove (Rhizophora mucronata) Di Perairan Waibalun Kabupaten Flores Timur Hedrianus Ile Lodo; Yosephina M. J. Batafoor; Karolus Banda Larantukan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.862

Abstract

Kopi analog merupakan minuman alternatif yang dikembangkan dari bahan baku non-biji kopi dan berpotensi menjadi produk pangan fungsional dengan kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan kopi konvensional. Buah mangrove Rhizophora mucronata memiliki potensi untuk diolah menjadi kopi analog karena mengandung berbagai senyawa bioaktif serta mampu menghasilkan aroma dan cita rasa menyerupai kopi setelah proses penyangraian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar kafein pada kopi buah mangrove Rhizophora mucronata yang berasal dari Perairan Waibalun, Kabupaten Flores Timur, dengan variasi waktu penyangraian yang berbeda. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium. Buah mangrove yang telah dikeringkan disangrai selama 35 menit, 45 menit, dan 55 menit, kemudian dihaluskan menjadi bubuk kopi. Analisis kadar kafein dilakukan menggunakan metode spektrofotometri setelah melalui proses ekstraksi cair-cair menggunakan diklorometana. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar kafein kopi buah mangrove meningkat seiring bertambahnya waktu penyangraian. Sampel dengan waktu sangrai 35 menit memiliki kadar kafein sebesar 0,1552 ± 0,0135%, sampel dengan waktu sangrai 45 menit sebesar 0,2168 ± 0,0085%, dan sampel dengan waktu sangrai 55 menit sebesar 0,2641 ± 0,0035%.