Nadra Azzahra
Universitas Dharmawangsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RASIO KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK Syarifah Miftahul Jannah; Salsabila Asifa; Adinda Khairunnisa Hasibuan; Marhamah Azzahra; Maliky Alfath Ghani; Nadra Azzahra; Sahnan Rangkuti
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i3.9446

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada rentang tahun 2023‑2025. Kajian dilakukan dengan mengamati pertumbuhan pendapatan serta berbagai rasio keuangan, meliputi likuiditas (Current Ratio), profitabilitas (Net Profit Margin dan Return on Assets), serta solvabilitas (Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio). Pendekatan yang dipakai adalah deskriptif kuantitatif, menggunakan data laporan keuangan perusahaan yang bersifat historis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan perusahaan bergerak fluktuatif, di mana pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp149.216 miliar, meningkat menjadi Rp149.967 miliar pada tahun 2024, namun menurun menjadi Rp146.742 miliar pada tahun 2025. Pada aspek likuiditas, Current Ratio menunjukkan tren penguatan yang positif dari 77,7% (2023) menjadi 82,1% (2024), dan mencapai 83,5% (2025), yang mengindikasikan peningkatan kemampuan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Sebaliknya, aspek profitabilitas mengalami penurunanberturut-turut; Net Profit Margin (NPM) menyusut dari 21,5% (2023) menjadi 20,4% (2024) dan 16,6% (2025), sementaraReturn on Assets (ROA) ikut merosot dari 11,22% (2023) menjadi 10,25% (2024) dan 8,49% (2025). Pada aspeksolvabilitas, terjadi peningkatan ketergantungan terhadap utangsecara bertahap, mulai dari Debt to Asset Ratio (DAR) yang naik dari 45,45% (2023) menjadi 45,77% (2024) dan 47,68% (2025), serta Debt to Equity Ratio (DER) yang meningkat dari 83,34% (2023) jadi 84,54% (2024) dan 88,98% (2025).Secara keseluruhan, meskipun PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berhasil menjaga stabilitas likuiditas dan mempertahankanposisi struktur modal yang aman (nilai DER tetap di bawah100%), perusahaan menghadapi tantangan besar terkaitpenurunan efisiensi operasional dan optimalisasi perolehan lababersih selama periode pengamatan.