Hazi Zawilatullatifah
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Runtun Waktu Laba Bersih Bank Umum Syariah Periode 2023-2026 Menggunakan Pemodelan Arima Dengan Pemrograman R Hazi Zawilatullatifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/r750gf66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola laba bersih, mengidentifikasi karakteristik musiman, serta menghasilkan peramalan jangka pendek pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia periode Januari 2023 hingga Januari 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis runtun waktu berbasis model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) menggunakan perangkat lunak R. Data penelitian berupa laba bersih bulanan BUS yang diperoleh dari publikasi resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan total observasi sebanyak 36 periode. Tahapan analisis meliputi preprocessing data, dekomposisi runtun waktu, uji stasioneritas dengan Augmented Dickey-Fuller (ADF), identifikasi model melalui ACF dan PACF, pemodelan ARIMA menggunakan fungsi auto.arima(), uji diagnostik Ljung-Box, serta forecasting untuk 12 periode ke depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba bersih BUS memiliki tren peningkatan konsisten dengan pola musiman tahunan, yaitu penurunan di awal tahun dan lonjakan di akhir tahun. Model terbaik yang diperoleh adalah ARIMA(0,0,0)(0,1,0)[12] dengan drift, yang membuktikan bahwa fluktuasi laba lebih didominasi oleh pola musiman tahunan dan tren pertumbuhan jangka panjang. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen BUS dalam menyusun strategi bisnis adaptif serta bagi regulator dalam merumuskan kebijakan stabilitas keuangan syariah.
Membedah Pola Inflasi Indonesia: Analisis Spasial-Temporal Antar Provinsi Menggunakan Anova Hazi Zawilatullatifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/8q9ak848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah pola inflasi Indonesia dalam dimensi spasial-temporal antar provinsi dengan menggunakan pendekatan Analisis Varians (ANOVA). Data penelitian berupa inflasi bulanan 38 provinsi di Indonesia periode Januari-Desember yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak R melalui tahapan import, pembersihan, konversi format, dan transformasi ke bentuk long. Model penelitian menggunakan ANOVA dua faktor, yaitu provinsi dan bulan, dengan uji lanjut TukeyHSD untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan antar kelompok.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor provinsi dan bulan berpengaruh signifikan terhadap tingkat inflasi dengan nilai p < 0,001. Faktor bulan menghasilkan nilai F lebih besar dibandingkan faktor provinsi, menandakan bahwa variasi inflasi sepanjang tahun lebih dominan daripada variasi antar wilayah. Provinsi Papua Pegunungan tercatat memiliki rata-rata inflasi tertinggi, sedangkan Papua Barat menempati posisi terendah. Pola musiman juga terlihat jelas, di mana inflasi cenderung meningkat pada bulan Desember akibat lonjakan konsumsi akhir tahun.Temuan ini menegaskan bahwa dinamika inflasi Indonesia dipengaruhi oleh faktor spasial dan temporal secara bersamaan. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis dalam memperkaya literatur inflasi Indonesia serta manfaat praktis bagi perumusan kebijakan pengendalian harga yang lebih adaptif terhadap kondisi lokal dan musiman.  
Penerapan Job Order Costing Dan Process Costing Pada Bloomour Bouqute Hazi Zawilatullatifah; Rezza Putri Virnanda; Mellya Embun Baining
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/wd0kmk21

Abstract

Penentuan harga pokok produksi merupakan aspek penting dalam pengelolaan biaya karena berpengaruh terhadap penetapan harga jual dan perolehan laba usaha. Bloomoura Bouquet memiliki dua karakteristik produksi yang berbeda, yaitu produk custom yang diproduksi berdasarkan pesanan pelanggan dan produk ready stock yang diproduksi secara berulang untuk persediaan. Perbedaan karakteristik tersebut memerlukan metode perhitungan harga pokok produksi yang sesuai agar informasi biaya yang dihasilkan lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Job Order Costing pada produk custom dan metode Process Costing pada produk ready stock di Bloomoura Bouquet. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik pada masing-masing jenis produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Job Order Costing sesuai diterapkan pada produk custom karena mampu mengidentifikasi biaya setiap pesanan secara spesifik, sedangkan metode Process Costing lebih sesuai digunakan pada produk ready stock karena biaya produksi dihitung berdasarkan rata-rata unit yang dihasilkan dalam satu periode. Perhitungan menghasilkan harga pokok produksi sebesar Rp240.000 per unit untuk produk custom dan Rp32.500 per unit untuk produk ready stock. Penerapan metode yang sesuai dengan karakteristik proses produksi menghasilkan informasi biaya yang lebih akurat sehingga dapat mendukung penentuan harga jual, pengendalian biaya, dan pengambilan keputusan manajerial pada UMKM.