Arini Hidayati
Universitas Al-Falah Assuniyah Kencong Jember, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PAI DAN ISU-ISU GLOBAL Arini Hidayati; Ahmad Ali Wafi; Muhammad Hori
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2473

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi dinamika kehidupan masyarakat yang semakin majemuk di era globalisasi. Perkembangan isu-isu kontemporer, seperti pluralisme, modernisasi, kemajuan teknologi, serta perubahan sosial budaya, menuntut PAI untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan konsep Pendidikan Agama Islam, menjelaskan pengertian isu-isu kontemporer dalam perspektif pendidikan Islam, serta menguraikan makna globalisasi dan implikasinya terhadap penyelenggaraan pendidikan Islam. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter, penguatan nilai toleransi, serta pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, PAI perlu dikembangkan secara holistik, kontekstual, dan adaptif agar mampu menjawab berbagai tantangan global sekaligus mempertahankan identitas keislaman peserta didik.
EFEKTIVITAS METODE QUR’ANI SIDOGIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SECARA CEPAT DAN TARTIL DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULUM JATIMULYO Ahmad Ali Wafi; Arini Hidayati; Titin Nur Hidayati
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2474

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur'an secara benar, cepat, dan tartil merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap santri. Namun, perbedaan latar belakang pendidikan dan kemampuan awal membaca Al-Qur'an menyebabkan tingkat penguasaan santri baru di pesantren sangat beragam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Metode Qur'ani Sidogiri (MQS), menganalisis persebaran capaian jilid santri, serta mengkaji efektivitas metode tersebut dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jatimulyo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan analisis kuantitatif sederhana melalui penyajian data persentase terhadap 78 santri aktif program MQS. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MQS diterapkan melalui pembelajaran klasikal baca-simak, penggunaan ketukan sebagai pengontrol panjang-pendek bacaan, serta sistem evaluasi berjenjang dengan standar kelulusan yang ketat. Distribusi santri menunjukkan bahwa hanya 28,2% berada pada tingkat dasar (Jilid 1–2), sedangkan sebagian besar telah mencapai tingkat menengah hingga akhir, dengan 14,1% telah berada pada Kelas Ghorib. Temuan ini mengindikasikan bahwa MQS efektif mempercepat penguasaan dasar membaca Al-Qur'an, meningkatkan ketepatan penerapan tajwid, dan membentuk kemampuan membaca secara tartil. Efektivitas metode didukung oleh kompetensi ustadz bersertifikat, fasilitas pembelajaran yang memadai, dan lingkungan pesantren yang kondusif, meskipun masih terdapat kendala berupa kelelahan santri dan perbedaan kemampuan individu dalam menerima materi.