Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Murid Sekolah Dasar melalui Pelatihan Menulis Teks Narasi Berbasis Project Based Learning di UPT SDN 05 asar Muara Labuh Dian Sarmita; Esa Yulimarta; Rosi Satria Ardi; Shinta Syafitri; Arya Yones Pratama; Dea Resti Enjeli; Deri Wan Minto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1425

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu kemampuan literasi yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar. Namun, masih banyak murid yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita, dan menuliskan pengalaman secara runtut dalam bentuk teks narasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi murid melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Kegiatan menulis teks narasi tersebut  diikuti oleh 20 murid UPT SDN 05 Pasar Muara Labuh. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pemberian materi tentang teks narasi, penyusunan kerangka cerita, penulisan naskah, evaluasi dan revisi, serta presentasi hasil karya. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian terhadap hasil tulisan murid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis pada seluruh aspek yang dinilai, terutama dalam pengembangan ide cerita, kelengkapan struktur narasi, penggunaan kosakata, dan keterpaduan alur cerita. Partisipasi aktif murid selama kegiatan mencapai 90%, sedangkan kemampuan mempresentasikan hasil karya mencapai 86%. Selain meningkatkan keterampilan menulis dan rasa percaya diri murid, kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa kumpulan karya teks narasi yang direncanakan untuk diterbitkan dalam bentuk buku antologi, modul pelatihan, LKPD, dan artikel ilmiah. Dengan demikian, penerapan Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks narasi sekaligus memperkuat budaya literasi di sekolah dasar.