Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Manajemen Pendidikan Melalui Pelatihan Kepemimpinan dan Tata Kelola Sekolah di UPT SDN 101831 Bintang Meriah Irmina Pinem; Antonius Remigius Abi; Adi Putra Suramana Gurusinga; Lusiana Simangunsong; Paska Amelia Oppusunggu; Lisrawati Ndruru; Indah Friskila br Sembiring; Angelina Uli Pasaribu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1484

Abstract

Manajemen pendidikan yang efektif merupakan faktor penentu keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah, namun di lapangan masih banyak guru yang memiliki pemahaman terbatas mengenai kepemimpinan dan tata kelola sekolah yang baik. Kondisi ini terlihat di UPT SDN 101831 Bintang Meriah, di mana sebagian guru belum memahami secara optimal prinsip-prinsip manajemen pendidikan, pembagian peran kepemimpinan, serta tata kelola administrasi sekolah yang transparan dan akuntabel. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam bidang kepemimpinan dan tata kelola sekolah melalui pelatihan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi koordinasi persiapan, pelaksanaan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, penyampaian materi mengenai prinsip kepemimpinan partisipatif, tata kelola administrasi sekolah, pengelolaan kurikulum, serta komunikasi efektif dalam organisasi sekolah, dilanjutkan dengan diskusi kelompok, simulasi pengambilan keputusan, post-test, serta penyusunan komitmen tindak lanjut. Sasaran utama kegiatan adalah 10 guru di UPT SDN 101831 Bintang Meriah. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan, mulai awal Mei hingga 2 Juni 2026. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta; sebelum kegiatan sebanyak 65% guru belum memahami prinsip dasar tata kelola sekolah yang baik, namun setelah pelatihan, angka tersebut menurun menjadi hanya 12%, dan sebanyak 68% guru berhasil memahami seluruh materi kepemimpinan dan tata kelola sekolah dengan baik