Rendahnya hasil belajar murid pada mata pelajaran IPAS khususnya materi cahaya dan sifat-sifatnya di kelas V SDN 2 Talaga Jaya menjadi permasalahan yang mendasari penelitian ini yang disebabkan antara lain oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran konkret, model pembelajaran yang belum bervariasi, serta rendahnya partisipasi aktif murid selama proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar murid pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 2 Talaga Jaya melalui penerapan media pembelajaran kotak cahaya berbantuan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan dengan empat tahap: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 17 murid, terdiri dari 12 laki-laki dan 5 perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi guru dan lembar observasi murid untuk mengamati aktivitas pembelajaran, tes tertulis berupa 10 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian untuk mengukur hasil belajar murid, serta dokumentasi sebagai bukti pelaksanaan penelitian. Pada siklus I, hanya 5 murid (29,41%) yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP ≥75), sementara 12 murid (70,58%) belum memenuhi ketuntasan. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, hasil belajar murid meningkat signifikan, dengan 16 murid (94,11%) telah mencapai ketuntasan dan hanya 1 murid (5,88%) yang belum. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kotak cahaya berbantuan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar murid di kelas V SDN 2 Talaga Jaya. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya guru mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran konkret dan inovatif yang dipadukan dengan model pembelajaran yang relevan, khususnya PBL sebagai alternatif strategi pembelajaran IPAS untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar murid sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah dalam menyusun kebijakan terkait pengembangan media dan model pembelajaran yang inovatif.