Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Terpadu Cerdik dan Patuh untuk Menurunkan Risiko Hipertensi pada Kelompok Usia Produktif di Dusun Olat Rarang Abdul Hamid; Fitri Setianingsih; Hamdin Hamdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1534

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Kelompok usia produktif memiliki risiko yang semakin meningkat akibat pola hidup tidak sehat, seperti kurang aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi garam, merokok, dan stres. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi melalui edukasi terpadu berbasis perilaku CERDIK dan PATUH. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2026 di Dusun Olat Rarang dengan sasaran masyarakat usia produktif sebanyak 23 peserta. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian media edukasi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 62 pada pretest menjadi 85 pada posttest. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik juga meningkat dari 35% menjadi 80% setelah mengikuti kegiatan edukasi. Selain meningkatkan pengetahuan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan serta memiliki komitmen untuk menerapkan perilaku hidup sehat sesuai prinsip CERDIK dan PATUH dalam kehidupan sehari-hari. Program ini terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi. Keberlanjutan kegiatan melalui pendampingan kader kesehatan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan mampu mendukung pengendalian faktor risiko hipertensi di masyarakat.
Pemberdayaan Ibu dan Keluarga Melalui Pendekatan Budaya Lokal dalam Pencegahan Stunting di Desa Penyaring Kabupaten Sumbawa Hamdin Hamdin; Abdul Hamid; Lina Eta Safitri; Fitri Setianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1542

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan keluarga dan masyarakat dengan mempertimbangkan aspek sosial budaya setempat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu serta keluarga tentang pencegahan stunting melalui pendekatan budaya lokal di Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Posyandu Desa Penyaring dengan melibatkan sekitar 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan anggota keluarga. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan partisipatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa poster, booklet, dan presentasi. Materi yang diberikan meliputi konsep stunting, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang pada ibu hamil dan ibu menyusui, ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko stunting dan strategi pencegahannya. Pendekatan budaya lokal terbukti membantu meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap pesan kesehatan sehingga berpotensi mendukung percepatan penurunan stunting di tingkat desa.