Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan keluarga dan masyarakat dengan mempertimbangkan aspek sosial budaya setempat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu serta keluarga tentang pencegahan stunting melalui pendekatan budaya lokal di Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Posyandu Desa Penyaring dengan melibatkan sekitar 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan anggota keluarga. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan partisipatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa poster, booklet, dan presentasi. Materi yang diberikan meliputi konsep stunting, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang pada ibu hamil dan ibu menyusui, ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko stunting dan strategi pencegahannya. Pendekatan budaya lokal terbukti membantu meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap pesan kesehatan sehingga berpotensi mendukung percepatan penurunan stunting di tingkat desa.