Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Tangap Bencana Melalui Pelatihan Sehat Jiwa Siswa di SMPN 3 Moyo Hulu Dengan Pendekatan Terapi SEFT Lina Eta Safitri; Ovi Soviya; Fitri Setianingsih; Hamdin Hamdin; Nova Novriani; Musmulyadin Musmulyadin; Hilafahrani Hilafahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1445

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam upaya kesiapsiagaan bencana, terutama pada wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap kejadian bencana alam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan psikologis siswa melalui pelatihan sehat jiwa dengan pendekatan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) di SMP Negeri 3 Moyo Hulu. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan menggunakan media PowerPoint (PPT) dan edukasi interpersonal menggunakan buku saku yang dilaksanakan pada siswa kelas VII dan VIII. Materi yang diberikan mencakup konsep sehat jiwa, kesiapsiagaan psikologis dalam menghadapi bencana, serta praktik SEFT sebagai teknik pengelolaan stres dan kecemasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dalam situasi bencana, mengenali langkah-langkah promotif dan preventif kesehatan jiwa, serta mempraktikkan teknik SEFT secara mandiri. Penggunaan media PPT dan buku saku terbukti meningkatkan partisipasi serta pemahaman siswa selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk memperkuat ketahanan psikologis remaja dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekolah.
Pemberdayaan Ibu dan Keluarga Melalui Pendekatan Budaya Lokal dalam Pencegahan Stunting di Desa Penyaring Kabupaten Sumbawa Hamdin Hamdin; Abdul Hamid; Lina Eta Safitri; Fitri Setianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1542

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan keluarga dan masyarakat dengan mempertimbangkan aspek sosial budaya setempat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu serta keluarga tentang pencegahan stunting melalui pendekatan budaya lokal di Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Posyandu Desa Penyaring dengan melibatkan sekitar 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan anggota keluarga. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan partisipatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa poster, booklet, dan presentasi. Materi yang diberikan meliputi konsep stunting, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang pada ibu hamil dan ibu menyusui, ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko stunting dan strategi pencegahannya. Pendekatan budaya lokal terbukti membantu meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap pesan kesehatan sehingga berpotensi mendukung percepatan penurunan stunting di tingkat desa.
Edukasi Risiko Penggunaan Minyak Jelantah pada Tumbuh Kembang Anak di Dusun Olat Rarang Desa Labuhan Sumbawa Nurlaila Agustikawati; Desy Fadilah Adina Putri; Lina Eta Safitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1589

Abstract

Kebiasaan menggunakan minyak goreng secara berulang (minyak jelantah) masih lumrah dijumpai di tingkat rumah tangga karena alasan efisiensi ekonomi dan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai risiko kesehatan. Padahal, konsumsi minyak jelantah memicu radikal bebas yang berisiko mengganggu absorpsi gizi dan menghambat tumbuh kembang anak (stunting). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap Kader Posyandu mengenai risiko penggunaan minyak jelantah pada tumbuh kembang anak.  Kegiatan dilaksanakan di Dusun Olat Rarang, Desa Labuhan Sumbawa dengan sasaran 16 orang Kader Posyandu. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif menggunakan media salindia (slide presentation) dan leaflet, yang dikombinasikan dengan demonstrasi fisik parameter kerusakan minyak. Evaluasi program menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Hasil kegiatan menunjukkan sebelum intervensi, mayoritas kader memiliki pengetahuan kategori kurang (56,25%) dan sikap kategori negatif (75,0%). Pasca-edukasi, terjadi peningkatan kapasitas yang signifikan, di mana 87,5% kader meraih kategori pengetahuan baik (skor meningkat dari 50,00 menjadi 95,00; p=0,000) dan 93,75% kader bergeser ke kategori sikap positif (skor meningkat dari 55,00 menjadi 85,00; p=0,000). Keunikan kegiatan ditunjukkan dengan tingginya antusiasme serta inisiatif kader melakukan demonstrasi mandiri (peer education). Sehingga dapat disimpulkan bahwa program edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kognitif dan kesadaran afektif kader. Kader posyandu diharapkan dapat mengimplementasikan hasil edukasi ini sebagai materi penyuluhan rutin bagi ibu balita demi mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak di tingkat desa.