Muhammad Ariyudha Rio Satriabudhi
Politeknik Kirana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Bahasa Inggris dengan Materi Airport Boarding Process kepada Siswa SMK Muhammad Ariyudha Rio Satriabudhi; Nurul Jumiati; Ahmad Gustian Hendra Wijaya
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/xt2wb140

Abstract

Kurikulum reguler Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini masih didominasi oleh muatan General English, sehingga menciptakan kesenjangan kompetensi dengan kebutuhan spesifik industri logistik kebandarudaraan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pelatihan bahasa Inggris teknis (English for Specific Purposes/ESP) dengan memfokuskan pada pemahaman materi Airport Boarding Process bagi 56 siswa jurusan Teknik Logistik di SMKN 6 Kota Tangerang. Program pengabdian ini dilaksanakan melalui tiga tahapan terstruktur yang meliputi tahap persiapan (analisis kebutuhan mitra dan perancangan materi otentik), tahap pelaksanaan (penerapan pelatihan partisipatif berbasis simulasi peran/role-play), serta tahap evaluasi akhir (refleksi dampak kognitif dan afektif). Evaluasi program dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memetakan respon serta kendala belajar siswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa simulasi peran secara kronologis sukses memberikan gambaran nyata mengenai penggunaan bahasa Inggris di dunia kerja operasional penerbangan serta membantu meningkatkan kecakapan menyimak (listening) dan pelafalan (pronunciation) istilah teknis siswa. Pada ranah afektif, interaksi kelompok sebaya (peer learning) terbukti adaptif dalam mereduksi kecemasan berbahasa asing (foreign language anxiety) serta mendongkrak keberanian dan rasa percaya diri siswa untuk berbicara di depan publik. Namun, hasil evaluasi juga menangkap adanya hambatan internal berupa kesulitan asimilasi kosakata regulatif yang kaku serta kendala merespons kecepatan aksen akibat keterbatasan waktu pelatihan intensif jangka pendek. Sebagai langkah tindak lanjut, program ini merekomendasikan integrasi materi prosedur keberangkatan bandara ke dalam kurikulum muatan lokal secara periodik dan penyusunan kamus saku dwibasa logistik penerbangan demi membangun kemahiran bahasa Inggris teknis siswa secara berkelanjutan.
Integrative Skills Approach in Teaching English for Aircraft Maintenance Engineering Nurul Jumiati; Muhammad Ariyudha Rio Satriabudhi
IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education Vol. 9 No. 1 (2026): IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education
Publisher : Master Program in Indonesian Language Education and The Institute for Research and Community Service STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/gw4a1k73

Abstract

Effective English and safe communication are crucial within the aviation industry. This study aims to explore English instructors’ perceptions and practices regarding the integrative skills approach in teaching English to Lion Group staff in the field of Aircraft Maintenance Engineering. Adopting a qualitative case study design, the research involved three instructors who were purposively selected for their reported implementation of the integrative skills approach in their teaching. Data were collected through interviews, classroom observations, and documentation, then analysed using thematic analysis. The findings reveal that the instructors hold positive perceptions of the integrative skills approach, believing that it effectively enhances learners’ English proficiency. They emphasised that the approach increases student engagement and motivation and provides a more holistic learning experience. However, the instructors also noted that its success largely depends on teachers’ preparedness and students’ readiness. In practice, they implemented structured pedagogical frameworks, such as the six-stage model (lead-in, meaning-focused input, language-focused learning, meaning-focused output, feedback and assessment, and follow-up activities), employed authentic materials, and incorporated reflective learning components. In conclusion, the integrative skills approach is perceived as an effective method for developing English proficiency and communicative competence in aviation contexts for Aircraft Maintenance Engineering.