Pengelolaan sampah yang baik merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Berdasarkan observasi dan wawancara ditemukan bahwa 73,3% rumah tangga belum melakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Selain itu, sebanyak 60% masyarakat masih memiliki kebiasaan membakar sampah secara terbuka di pekarangan rumah, dan 26,7% sisanya membuang sampah ke lahan kosong atau saluran drainase lokal Kondisi tersebut menyebabkan lingkungan menjadi kurang bersih, menimbulkan bau tidak sedap, serta menjadi tempat berkembang biaknya lalat, nyamuk, dan tikus sebagai vektor penyebaran penyakit. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan kesehatan, penyampaian materi menggunakan media edukasi, diskusi, evaluasi pre-test dan post-test serta demonstrasi cara memilah dan mengelola sampah dengan tepat. Melalui kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat yang diukur melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang benar meningkat sebesar 30%. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengelolaan sampah yang baik dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.