ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi e-procurement dalam pengadaan barang dan jasa pada Mitra PT Star Mitra Sulawesi dengan meninjau aspek regulasi, teknis, kesiapan teknologi, dan keterlibatan penyedia jasa. Menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur terhadap [masukkan jumlah di sini] orang informan yang terdiri dari pihak mitra dan pemangku kepentingan terkait. Teori pengumpulan data dianalisis menggunakan teknik analisis tema kualitatif untuk mereduksi dan mengorganisasikan masalah lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas e-procurement melalui e-katalog versi 5.0 sangat ditentukan oleh kesiapan regulasi, efisiensi proses, keandalan teknologi, dan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Sinergi tata kelola dan peningkatan literasi digital ditemukan sebagai strategi kunci keberhasilan sistem, didukung oleh pelaksanaan bimbingan teknis (BIMTEK) serta sertifikasi penyedia jasa guna mengikis hambatan teknis dan resistensi perubahan di lapangan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi tripartit antara instansi, vendor, dan konsultan dalam mengoptimalkan infrastruktur digital serta menyelaraskan regulasi demi menjamin kualitas layanan pengadaan yang berkelanjutan.Kata Kunci: E-procurement, Pengadaan Barang dan Jasa, Efektivitas, Teknologi digital. ABSTRACTThis study aims to analyze the effectiveness of e-procurement implementation in goods and services procurement at Mitra PT Star Mitra Sulawesi by examining regulatory, technical, technological readiness, and service provider involvement aspects. Utilizing a case study design with a descriptive qualitative approach, data were gathered through structured interviews with [insert number here] informants consisting of partners and relevant stakeholders. The collected data were analyzed using qualitative thematic analysis to reduce and organize field issues. The results indicate that the effectiveness of e-procurement through e-catalogue version 5.0 is highly determined by regulatory readiness, process efficiency, technological reliability, and human resource competence. Governance synergy and digital literacy improvement were found to be key strategic drivers for system success, supported by technical guidance (BIMTEK) and service provider certification to mitigate technical barriers and resistance to change in the field. The implications of this study emphasize the importance of tripartite collaboration among institutions, vendors, and consultants in optimizing digital infrastructure and aligning regulations to ensure sustainable procurement service quality.Keyword: E-Procurement, Procurement of Goods and Services, Effectiveness, Digital Technology