Irvan Andrian Susanto
Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH VARIASI KONFIGURASI BRACING TERHADAP KINERJA STRUKTUR MENGGUNAKAN ANALISIS PUSHOVER Irvan Andrian Susanto; Arif Sandjaya; Sunarjo Leman
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 2, Mei 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i2.37379

Abstract

The selection of bracing configurations in multi-story steel structures is a critical factor in determining the seismic performance of buildings in earthquake-prone regions such as Indonesia. The use of bracing is an effective alternative to improve stiffness and reduce displacement caused by earthquake loads, while also contributing to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) point 9 related to resilient infrastructure. This study examines the effect of bracing configuration variations on the structural performance of a 10-story steel building through pushover analysis. The building model has a 30 m × 30 m floor plan with 6 m column spacing and was analyzed using MIDAS Gen. The compared configurations include diagonal, X, and inverted-V bracing. The applied loads refer to SNI 1727:2020 and SNI 1726:2019, with the building location assumed to be in Jakarta on site class SE. Structural performance was evaluated through capacity curves, performance points, displacement, and performance levels using the CSM and DCM methods. The results show that X-bracing provides the best performance by producing smaller displacement and higher lateral stiffness. In contrast, diagonal bracing shows the lowest performance with the largest displacement and higher local damage levels compared to the other configurations. Abstrak Pemilihan konfigurasi bracing pada struktur baja bertingkat merupakan faktor kritis dalam menentukan kinerja seismik bangunan di wilayah rawan gempa seperti Indonesia. Penggunaan bracing menjadi salah satu alternatif efektif untuk meningkatkan kekakuan dan mengurangi simpangan akibat beban gempa, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9 terkait ketahanan infrastruktur. Penelitian ini membahas pengaruh variasi konfigurasi bracing terhadap kinerja struktur gedung baja 10 lantai melalui analisis pushover. Model bangunan memiliki denah 30 m × 30 m dengan jarak antar kolom 6 m dan dianalisis menggunakan MIDAS Gen. Konfigurasi yang dibandingkan meliputi bracing diagonal, bracing X, dan bracing inverted-V. Beban yang digunakan mengacu pada SNI 1727:2020 dan SNI 1726:2019, dengan lokasi bangunan diasumsikan di Jakarta pada kelas situs SE. Penilaian kinerja dilakukan melalui kurva kapasitas, titik kinerja, simpangan, dan level kinerja struktur menggunakan metode CSM dan DCM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi bracing berpengaruh signifikan terhadap respons struktur. Bracing X memberikan kinerja terbaik karena menghasilkan simpangan yang lebih kecil dan kekakuan lateral yang lebih besar. Sebaliknya, bracing diagonal menunjukkan kinerja paling rendah dengan nilai simpangan terbesar dan tingkat kerusakan lokal yang lebih tinggi dibandingkan konfigurasi lainnya.