Said Subhan Posangi
Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLA ASUH ORANG TUA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP SEMANGAT BELAJAR PESERTA DIDIKPADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS NEGERI 1 KABUPATEN GORONTALO Lolina Ongking; Said Subhan Posangi; Habibie Yusuf
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pola asuh orang tua serta implikasinya terhadap semangat belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri 1 Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru Akidah Akhlak, orang tua, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua yang diterapkan di lingkungan keluarga peserta didik terdiri dari pola asuh demokratis, permisif, dan abai. Pola asuh demokratis cenderung memberikan dampak positif terhadap semangat belajar peserta didik karena ditandai dengan adanya perhatian, komunikasi, dan pengawasan yang seimbang. Sebaliknya, pola asuh permisif dan abai menunjukkan rendahnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak sehingga berdampak pada menurunnya disiplin dan semangat belajar peserta didik. Implikasi pola asuh orang tua terlihat pada variasi semangat belajar peserta didik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Semangat belajar yang tinggi umumnya dimiliki oleh peserta didik dengan dukungan pola asuh demokratis, sedangkan semangat belajar rendah cenderung ditemukan pada peserta didik dengan pola asuh permisif dan abai.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PAI PADA PEMBINAAN AKHLAK MULIA PESERTA DIDIK PADA ERA DIGITAL DI SDN 5 BOLANGITANG BARAT Listi Astuti Talibo; Said Subhan Posangi; 3Faizal Fatah SN Tuli
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembinaan akhlak mulia peserta didik pada era digital di SDN 5 Bolangitang Barat. Fokus penelitian ini meliputi bentuk kompetensi kepribadian guru PAI, upaya yang dilakukan dalam pembinaan akhlak mulia, serta kendala yang dihadapi dalam menghadapi pengaruh era digital terhadap perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru PAI di SDN 5 Bolangitang Barat tergolong baik, yang ditandai dengan kepribadian guru yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, serta mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Dalam pembinaan akhlak mulia, guru PAI menerapkan pembiasaan nilai-nilai religius, keteladanan sikap, pemberian nasihat keagamaan, serta pendekatan persuasif dan humanis. Namun, dalam pelaksanaannya, guru PAI menghadapi beberapa kendala, seperti pengaruh negatif media digital, kurangnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan gawai, serta perbedaan karakter peserta didik.