Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pola asuh orang tua serta implikasinya terhadap semangat belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri 1 Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru Akidah Akhlak, orang tua, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua yang diterapkan di lingkungan keluarga peserta didik terdiri dari pola asuh demokratis, permisif, dan abai. Pola asuh demokratis cenderung memberikan dampak positif terhadap semangat belajar peserta didik karena ditandai dengan adanya perhatian, komunikasi, dan pengawasan yang seimbang. Sebaliknya, pola asuh permisif dan abai menunjukkan rendahnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak sehingga berdampak pada menurunnya disiplin dan semangat belajar peserta didik. Implikasi pola asuh orang tua terlihat pada variasi semangat belajar peserta didik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Semangat belajar yang tinggi umumnya dimiliki oleh peserta didik dengan dukungan pola asuh demokratis, sedangkan semangat belajar rendah cenderung ditemukan pada peserta didik dengan pola asuh permisif dan abai.
Copyrights © 2026