Miratu Chaeroh
STKIP Modern Ngawi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS MEDIA POP UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA MATERI PERMASALAHAN LINGKUNGAN Defita Fitriani; Miratu Chaeroh; Novia Rahma Rista Utami
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v10i1.7226

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS pada materi permasalahan lingkungan di sekolah dasar disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik dan masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Pop-Up Book terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V MI PSM Paron. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental dan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas V MI PSM Paron yang terdiri atas 15 siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 15 siswa kelas VB sebagai kelas kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan media Pop-Up Book, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang diberikan melalui pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test dengan bantuan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen setelah penggunaan media Pop Up Book. Hasil independent sample t-test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 73,00 dan kelas kontrol sebesar 56,00. Dengan demikian, media Pop-Up Book berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS materi permasalahan lingkungan dan efektif meningkatkan pemahaman siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.