Abdul Jabbar Idharudin
Institut Agama Islam Al-Hidayah Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Peserta Didik Perspektif Ibnu Jama’ah Al-Kinani  Al-Syafi’i Samsuddin; Iskandar; Nursalam Siradjuddin; Abdul Jabbar Idharudin; Mowafg Masuwd
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.961

Abstract

Manajemen peserta didik merupakan aspek strategis dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi kajian yang berkembang masih didominasi perspektif administratif sehingga dimensi adab dan pembinaan spiritual belum terintegrasi secara memadai. Penelitian terdahulu membahas manajemen peserta didik maupun pemikiran pendidikan Ibnu Jama'ah secara terpisah, namun belum merekonstruksi pemikirannya sebagai suatu model konseptual manajemen peserta didik. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep manajemen peserta didik dalam perspektif Ibnu Jama'ah berdasarkan Tadzkirat al-Sāmi' wa al-Mutakallim fī Adab al-'Ālim wa al-Muta'allim. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui analisis terhadap satu kitab primer dan 24 literatur ilmiah yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis tematik yang dipadukan dengan content analysis melalui tahapan pengodean, kategorisasi, pengembangan tema, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu pembinaan orientasi spiritual murid, pengelolaan proses pembelajaran, pembinaan disiplin dan karakter, serta pelayanan, pendampingan, dan pengembangan potensi murid. Novelty penelitian ini berupa rekonstruksi model adab-based student management yang menempatkan pengelolaan peserta didik sebagai proses pengembangan manusia. Model ini memperkaya teori manajemen pendidikan Islam dan berpotensi menjadi kerangka normatif bagi pengembangan layanan peserta didik di lembaga pendidikan Islam. Penelitian lanjutan diperlukan untuk memvalidasi model ini melalui studi empiris pada berbagai konteks pendidikan.