Yulius Kurniawan
Universitas Widya Kartika Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Faktor-Faktor yang Membentuk Intensi Berwirausaha Mahasiswa Yulius Kurniawan; Iwan Setiawan; Rafadi Khan Khayru; Didit Darmawan; Siti Nur Halizah
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka pengangguran di Indonesia merupakan fenomena empiris yang terjadi saat ini. Terbatasnya lapangan pekerjaan yang tersedia telah meningkatkan jumlah pengangguran. Para sarjana dan diploma termasuk angkatan kerja yang menganggur saat ini. Hal ini mengindikasikan bahwa lulusan perguruan tinggi adalah lebih sebagai pencari kerja daripada pencipta lapangan pekerjaan. Studi ini tentang upaya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi intensi wirausaha mahasiswa. Mahasiswa dijadikan responden di penelitian ini. Mereka berasal dari mahasiswa yang tinggal di Kota Sidoarjo. Peneliti telah melakukan upaya untuk meminta pendapat dari 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan pengamatan. Wawancara dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil dan pembahasan diperoleh bahwa mahasiswa yang memiliki intensi berwirausaha memiliki motif yang berbeda-beda. Intensi berwirausaha dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor kemandirian, faktor tuntutan ekonomi, faktor motivasi berprestasi, faktor akses pada modal, faktor efikasi diri, dan faktor pendidikan kewirausahaan. Dari hasil studi ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang dapat menjadi masukan bagi pihak perguruan tinggi, pengambil kebijakan dan institusi terkait lainnya untuk mengembangkan program pendidikan yang tepat untuk mendorong semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.  
Studi Empiris Tentang Kajian Peran Kebijakan Penggajian dan Iklim Sekolah Terhadap Kinerja Guru Mochamad Irfan; Yulius Kurniawan; Didit Darmawan; Joko Prasetyo
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem pendidikan, kinerja guru merupakan aspek esensial yang dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dan perkembangan sekolah. Ini karena adanya kompleksitas penggabungan dari faktor internal dan eksternal seperti gaji dan iklim sekolah. Adanya penelitian ini karena untuk menyelidiki dampak gaji dan iklim sekolah terhadap kinerja guru serta implikasinya terhadap praktik dan kebijakan pendidikan. Metode penelitian kuantitatif diterapkan sebagai metodenya. Beberapa Sekolah Dasar Swasta yang ada di Kota Surabaya dipilih menjadi lokasi penelitannya. Dari beberapa Sekolah Dasar yang terpilih, hasilnya ada 75 guru yang terlibat. Ini artinya, sebanyak 75 guru akan menjadi sampel penelitiannya berdasarkan penggunaan teknik sampel acak sederhana. Regresi linier berganda menjadi ketetapan untuk menganalisis data penelitiannya. Sesuai temuan penelitian yang ada, maka studi empiris ini menguatkan bahwa secara subtansial tingkat gaji dan iklim sekolah berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru. Kepala sekolah sebagai pemimpin harus memahami bahwa kesuksesan sekolah perlu didukung dengan kinerja guru yang semakin meningkat  
Pendekatan Multidimensional dalam Penerapan Teori Behaviorisme, Kognitivisme, Konstruktivisme, dan Humanisme di Pendidikan Modern Yulius Kurniawan; Didit Darmawan
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang efektif membutuhkan pemahaman tentang teori belajar dan penerapannya dalam pendidikan. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi teori Behaviorisme, Kognitivisme, Konstruktivisme, dan Humanisme untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif dan relevan. Setiap teori memiliki keunikan untuk memahami proses belajar siswa: Behaviorisme menekankan perubahan perilaku melalui penguatan, Kognitivisme fokus pada proses mental, Konstruktivisme mendukung pembelajaran berbasis pengalaman, dan Humanisme memperhatikan pertumbuhan individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan teori-teori ini dapat meningkatkan motivasi, pemahaman, dan keterampilan siswa. Pemanfaatan teknologi pendidikan, seperti realitas virtual, pembelajaran kolaboratif, dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan, berperan strategis untuk mengimplementasikan teori belajar. Selain itu, integrasi teori memerlukan kebijakan pendidikan yang fleksibel, pelatihan guru berkelanjutan, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Studi ini merekomendasikan pendekatan multidimensional untuk menciptakan pembelajaran yang inklusif dan inovatif, yang mampu membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pendidik dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif v
Pendekatan Kolaboratif Keluarga dan Pendidikan untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak di Era Perubahan Sosial dan Teknologi Abbas Sofwan Matlail Fajar; Didit Darmawan; Yulius Kurniawan
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini membahas mengenai pentingnya dukungan keluarga dan pendidikan untuk menjaga kesehatan mental anak di tengah perubahan sosial serta tantangan era digital. Melalui pendekatan studi literatur yang sistematis, kajian ini mengelaborasi peran keluarga sebagai sumber utama penguatan psikologis serta institusi pendidikan sebagai jejaring pendukung eksternal yang mampu mendeteksi dan mengintervensi masalah mental sejak dini. Pemaparan didasarkan pada temuan empiris dan teoretis dari berbagai penelitian dan literatur mutakhir, menyoroti upaya kolaboratif antara lingkungan rumah dan sekolah demi terciptanya ruang tumbuh kembang anak yang sehat secara psikologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi terbuka, pola asuh adaptif, intervensi berbasis sekolah, dan keterlibatan komunitas merupakan determinan utama yang mampu meminimalisasi risiko gangguan mental pada anak. Kontribusi utama kajian ini terletak pada penegasan urgensi kolaborasi lintas institusi, serta perlunya kebijakan berkelanjutan yang berbasis pada pendampingan psikososial dan penguatan kapasitas keluarga maupun tenaga pendidik. Disarankan agar seluruh pihak terkait melakukan upaya pencegahan secara komprehensif guna melindungi generasi muda dari ancaman tekanan psikososial dan dampak negatif perkembangan zaman.