Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Wisata Edukasi di Batikayudewi Bogor Dalam Meningkatkan Daya Tarik Generasi Z Anjelina Br Hotang; Dina Hariani
Jurnal Pariwisata dan Hospitality Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juni-Agustus
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan wisata edukasi Batikayudewi Bogor untuk meningkatkan daya tarik bagi Generasi Z. Batikayudewi merupakan destinasi wisata berbasis budaya yang menawarkan pengalaman membatik pada media kayu dan menjadi satu-satunya wisata batik kayu di Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara terhadap tujuh informan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif serta analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atraksi menjadi komponen terkuat melalui keunikan produk batik kayu dan workshop interaktif. Keterbatasan aksesibilitas tetap mendukung tren wisata hidden gem yang diminati Generasi Z. Analisis SWOT menempatkan Batikayudewi pada Kuadran I dengan koordinat (1,70; 0,82), menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat. Strategi prioritas meliputi pengembangan paket workshop tematik, penguatan sumber daya manusia, dan kolaborasi konten digital.
Strategi Pengembangan Wisata Edukasi di Batikayudewi Bogor Dalam Meningkatkan Daya Tarik Generasi Z Anjelina Br Hotang; Dina Hariani
Jurnal Pariwisata dan Hospitality Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juni-Agustus
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan wisata edukasi Batikayudewi Bogor untuk meningkatkan daya tarik bagi Generasi Z. Batikayudewi merupakan destinasi wisata berbasis budaya yang menawarkan pengalaman membatik pada media kayu dan menjadi satu-satunya wisata batik kayu di Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara terhadap tujuh informan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif serta analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atraksi menjadi komponen terkuat melalui keunikan produk batik kayu dan workshop interaktif. Keterbatasan aksesibilitas tetap mendukung tren wisata hidden gem yang diminati Generasi Z. Analisis SWOT menempatkan Batikayudewi pada Kuadran I dengan koordinat (1,70; 0,82), menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat. Strategi prioritas meliputi pengembangan paket workshop tematik, penguatan sumber daya manusia, dan kolaborasi konten digital.