This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Telaah
Nurul Sifa
Universitas Tadulako

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Struktur Kalimat Mayor dan Kalimat Minor dalam Bahasa Kaili Donggala Dialek Doi Nurul Sifa; Julia Marfuah; Wahdania Wahdania
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 2: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i2.40823

Abstract

Kajian mengenai struktur sintaksis bahasa daerah memiliki peran penting dalam dokumentasi linguistik dan pengembangan pengetahuan tentang keragaman gramatikal bahasa-bahasa di Indonesia. Meskipun bahasa Kaili merupakan salah satu bahasa daerah utama di Sulawesi Tengah, penelitian yang secara khusus mendeskripsikan struktur kalimat mayor dan kalimat minor dalam dialek Doi masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola kalimat mayor dan kalimat minor dalam bahasa Kaili Donggala dialek Doi berdasarkan tuturan alami penuturnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif linguistik. Data penelitian berupa tuturan lisan yang diperoleh dari penutur asli bahasa Kaili Donggala dialek Doi melalui teknik simak libat cakap, rekam, dan catat. Data dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan struktur sintaktis yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalimat mayor dalam bahasa Kaili Donggala dialek Doi terdiri atas tiga bentuk utama, yaitu kalimat simpel, kalimat majemuk, dan kalimat kompleks yang memiliki struktur sintaktis lengkap. Sementara itu, kalimat minor ditemukan dalam bentuk kata dan frasa yang tetap memiliki fungsi komunikatif meskipun tidak memenuhi kelengkapan struktur sintaksis. Temuan ini menunjukkan bahwa penutur dialek Doi memanfaatkan baik konstruksi lengkap maupun konstruksi eliptis secara fungsional sesuai dengan kebutuhan komunikasi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap dokumentasi sintaksis bahasa Kaili, khususnya dialek Doi, yang masih terbatas dalam literatur linguistik Indonesia. Selain memperkaya kajian sintaksis deskriptif bahasa daerah, hasil penelitian ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber rujukan dalam upaya pelestarian bahasa daerah dan pengembangan penelitian lanjutan mengenai variasi sintaktis bahasa Kaili.