Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan teknologi informasi melalui pembuatan sistem informasi manajemen dalam mendukung kegiatan belajar dan administrasi di SD Kota Tanjungpinang Novrizal Fattah Fahmitra; Nerfita Nikentari; Feri Irawan; Nolan Efranda; Rifaldi Herikson; Berta Erwin SLAM; Muhamad Fadli
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39619

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi digital menuntut transformasi signifikan dalam sistem manajemen pendidikan untuk meningkatkan efektivitas administrasi dan transparansi informasi. SD Negeri 010 Tanjung Siambang di Kota Tanjungpinang menghadapi tantangan dalam hal ini karena belum memiliki website akademik resmi dan terbatasnya kompetensi tenaga pendidik dalam mengelola sistem informasi berbasis digital. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada bulan Juni hingga bulan Oktober 2025.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di sekolah tersebut melalui pengembangan website akademik serta peningkatan kapasitas guru dan staf dalam pengelolaannya. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, edukatif, dan aplikatif, yang mencakup tahapan observasi, perancangan, pengembangan, pelatihan pengelolaan website, hingga pendampingan intensif. Hasil evaluasi terhadap 19 responden menggunakan indikator usabilitas menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi, dengan nilai rata-rata pada aspek learnability sebesar 4,79, memorability 4,73, efficiency 4,95, dan satisfaction 4,73 dari skala 5. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan digital mitra sehingga mereka mampu mengelola website secara mandiri. Keberadaan website ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan informasi pendidikan, memperkuat dokumentasi kegiatan sekolah, serta membangun komunikasi yang lebih transparan dengan masyarakat Kata kunci: pengabdian; pelatihan; sistem informasi manajemen; website. AbstractThe rapid development of digital technology requires a significant transformation in education management systems to improve administrative effectiveness and information transparency. SD Negeri 010 Tanjung Siambang in Tanjungpinang City faced challenges in this regard, as it did not yet have an official academic website and had limited digital competence among its teaching staff and personnel. The implementation of this activity was carried out from June to October 2025. This community service activity aims to support digital transformation at the school by developing an academic website and increasing the capacity of teachers and staff in its management. The methods used were participatory, educational, and applicative, which included stages of observation, design, development, website management training, and intensive mentoring. Evaluation results from 19 respondents using usability indicators showed high success rates, with average scores for learnability (4.79), memorability (4.73), efficiency (4.95), and satisfaction (4.73) on a 5-point scale. Based on these results, this activity successfully enhanced the digital skills of the partners, enabling them to manage the website independently. This website is expected to improve the quality of educational information services, strengthen school activity documentation, and build more transparent communication with the community. Keywords: community services; training; management information system; website.
Development of an integrated web-based laboratory equipment inventory and rental system Rifaldi Herikson; Nolan Efranda; Berta Erwin SLAM; Feri Irawan; Muhammad Fajar Fajri Fardilah
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 14 No 1 (2027): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v14i1.2441

Abstract

The management of laboratory assets at the Faculty of Marine and Fisheries Science (FIKP) is still carried out manually using physical documents and Microsoft Excel, which is prone to recording errors, data duplication, and reporting delays. This study aims to develop an integrated web-based laboratory equipment inventory and rental information system. The development method uses the Agile Development approach with stages including requirements, design, development, testing, deployment, and review, with testing conducted using Blackbox Testing. The system was built using PHP with the Laravel framework and MySQL database. Testing results on 19 test scenarios across six main modules (login, equipment management, borrowing, returning, reporting, and user management) showed a 100% success rate with all functions operating as expected. This system integrates inventory, borrowing, rental, payment, and reporting features into a single digital platform, thereby improving efficiency, transparency, and accountability in laboratory asset management
TOPSIS-AHP HYBRID FOR COMPUTER LABORATORY HEAD SELECTION: INTEGRATION OF TECHNICAL, MANAGERIAL, AND PEDAGOGIC CRITERIA Feri Irawan; Perra Budiarti Rahayu Putri; Berta Erwin SLAM; Nolan Efranda; Rifaldi Herikson
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2979

Abstract

Abstract: The selection of the Head of the Computer Laboratory is a process that requires multidimensional considerations, including technical competence, managerial skills, pedagogic skills, communication, as well as work ethics and discipline. Subjectivity or seniority-based selection approaches often do not produce optimal laboratory leaders. This study aims to design and develop SPK based on the integration of AHP and TOPSIS methods as a means to conduct a methodical and unbiased selection of candidates. The stages carried out include: identification of five main criteria based on expert interviews, weighting of criteria using AHP, collection of candidate assessment data, and final ranking using TOPSIS. The weighting results showed that the Technical criteria  had the highest weight of 0.416, followed by Managerial (0.211) and Pedagogic (0.171). Of the ten candidates analyzed, Candidate I obtained the highest preference score of 0.659, indicating a high balance of scores on all three main criteria. Logical validation tests and sensitivity analysis to weight changes showed that the system remained stable, with the position of Candidate I remaining in the first rank despite the change in the weight of the technical criteria (from 0.3 to 0.5). These findings prove that SPK based on AHP-TOPSIS is able to reduce subjectivity and provide consistent and reliable recommendations in the selection process for the Head of Computer Laboratory. Keyword: DSS, TOPSIS, Laboratory, Technical-Managerial-Pedagogic, AHP Abstrak: Pemilihan Kepala Laboratorium Komputer merupakan proses yang membutuhkan pertimbangan multidimensi, meliputi kompetensi teknis, kemampuan manajerial, keterampilan pedagogik, komunikasi, serta etika dan disiplin kerja. Pendekatan seleksi berbasis subjektivitas atau senioritas sering kali tidak menghasilkan pemimpin laboratorium yang optimal. Studi ini bertujuan merancang dan mengembangkan SPK berbasis integrasi metode AHP dan TOPSIS sebagai sarana untuk melakukan seleksi kandidat secara metodis dan tidak bias. Tahapan yang dilakukan meliputi: identifikasi lima kriteria utama berdasarkan wawancara pakar, pembobotan kriteria menggunakan AHP, pengumpulan data penilaian kandidat, dan perankingan akhir menggunakan TOPSIS. Hasil pembobotan menunjukkan bahwa kriteria Teknis memiliki bobot tertinggi sebesar 0,416, diikuti Manajerial (0,211) dan Pedagogik (0,171). Dari sepuluh kandidat yang dianalisis, Kandidat I memperoleh skor preferensi tertinggi sebesar 0,659, menunjukkan keseimbangan nilai tinggi pada ketiga kriteria utama. Uji validasi logis dan analisis sensitivitas terhadap perubahan bobot menunjukkan bahwa sistem tetap stabil, dengan posisi Kandidat I tetap pada peringkat pertama meskipun bobot teknis berubah sifnifikan (dari 0,3 hingga 0,5), hal ini menunjukan metode yang digunakan konsisten dan handal. Temuan ini menunjukan bahwa SPK berbasis AHP-TOPSIS mampu mengurangi subjektivitas dan memberikan rekomendasi yang konsisten serta dapat diandalkan dalam proses seleksi Kepala Laboratorium Komputer. Kata Kunci: SPK, TOPSIS, Laboratorium, Teknis-Manajerial-Pedagogik, AHP
PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TUGAS AKHIR TERINTEGRASI DENGAN PENILAIAN KURIKULUM BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE) Feri Irawan; Berta Erwin Slam; Nolan Efranda; Rifaldi Herikson; Novrizal Fattah Fahmitra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4539

Abstract

Abstract: The implementation of an Outcome-Based Education (OBE) curriculum in higher education requires an information system capable of integrating academic processes with learning outcome assessments in a structured and transparent manner. This study aims to design and develop a Final Project Information System integrated with OBE-based curriculum assessment to support the processes of title submission, supervision, seminars, and final evaluation of students. The system was developed using a Research and Development (R&D) approach with the Waterfall development model and implemented using the Laravel framework and MySQL database. Testing was conducted using the Black-Box Testing method to ensure functional suitability according to user requirements. The implementation results show that the system increased the efficiency of final project management by 60%, reduced administrative errors by 45%, and accelerated the reporting of grades and learning achievements by 70% compared to manual methods. Furthermore, testing results demonstrated a 100% success rate across all system functions. Thus, this system has proven effective in supporting the evaluation process of Program Learning Outcomes and Course Learning Outcomes in an integrated manner, and it can serve as a model for implementing an accountable OBE-based academic system within the Faculty of Engineering. Keyword: Final Project Information System; Outcome-Based Education; Curriculum Assessment; Learning Outcomes Evaluation; Academic System Abstrak: Penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di pendidikan tinggi menuntut tersedianya sistem informasi yang mampu mengintegrasikan proses akademik dengan asesmen capaian pembelajaran secara terstruktur dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Tugas Akhir yang terintegrasi dengan penilaian kurikulum berbasis OBE guna mendukung proses pengajuan judul, bimbingan, seminar, dan penilaian akhir mahasiswa. Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall, serta diimplementasikan menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing untuk memastikan kesesuaian fungsi dengan kebutuhan pengguna. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan tugas akhir hingga 60%, menurunkan kesalahan administrasi sebesar 45%, dan mempercepat proses pelaporan nilai serta capaian pembelajaran hingga 70% dibandingkan metode manual. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada seluruh fungsi sistem. Dengan demikian, sistem ini terbukti efektif dalam mendukung proses evaluasi capaian pembelajaran lulusan dan capaian pembelajaran mata kuliah secara terintegrasi, serta dapat menjadi model penerapan sistem akademik berbasis OBE yang akuntabel di lingkungan Fakultas Teknik. Kata kunci: Sistem Informasi Tugas Akhir; Outcome-Based Education; Penilaian Kurikulum; Evaluasi Capaian Pembelajaran; Sistem Akademik
ANALISIS TRACER STUDY MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING UNTUK EVALUASI KURIKULUM Berta Erwin SLAM; Feri Irawan; Nolan Efranda; Rifaldi Herikson; Siti Syifa Alifah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/v69fs464

Abstract

Abstract: Tracer study is an important instrument for evaluating graduate quality and curriculum relevance to labor market needs. This study aims to analyze tracer study data using the K-Means Clustering method to group alumni characteristics and support curriculum evaluation. The dataset consists of 100 records with a relatively balanced composition, including variables such as waiting time for employment, job-field relevance, initial salary, and graduate competencies. The analysis process includes preprocessing, clustering, and evaluation using Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, and Calinski-Harabasz Index. The results show that the data are grouped into three clusters representing different levels of job readiness. A Silhouette Score of 0.17, Davies-Bouldin Index of 1.736, and Calinski-Harabasz Index of 23.5 indicate low to moderate clustering quality due to data heterogeneity and overlap between clusters. The findings highlight the need for curriculum improvement, particularly in enhancing technical and soft skills. Future research is recommended to use larger and more balanced datasets, include more diverse variables, and compare clustering methods to improve analysis quality. Keywords: K-Means Clustering, Tracer Study, Curriculum Evaluation, Data Mining. Abstrak: Tracer study merupakan instrumen penting dalam mengevaluasi kualitas lulusan dan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data tracer study menggunakan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan karakteristik alumni serta mendukung evaluasi kurikulum. Data yang digunakan sebanyak 100 data dengan komposisi relatif seimbang, meliputi variabel waktu tunggu kerja, kesesuaian bidang kerja, pendapatan awal, serta kompetensi lulusan. Proses analisis meliputi preprocessing, clustering, dan evaluasi menggunakan Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, dan Calinski-Harabasz Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data terbagi menjadi tiga cluster dengan tingkat kesiapan kerja yang berbeda. Nilai Silhouette Score sebesar 0,17, Davies-Bouldin Index sebesar 1,736, dan Calinski-Harabasz Index sebesar 23,5 menunjukkan kualitas clustering rendah hingga sedang, yang disebabkan oleh sifat data yang heterogen dan adanya overlap antar cluster. Hasil ini mengindikasikan perlunya perbaikan kurikulum, khususnya pada peningkatan kompetensi teknis dan soft skills. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan data yang lebih banyak dan lebih seimbang, menambahkan variabel yang lebih beragam, serta membandingkan metode clustering untuk meningkatkan kualitas analisis. Kata Kunci: K-Means Clustering, Tracer Study, Evaluasi Kurikulum, Data Mining