LATAR BELAKANG: Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan masalah yang umum terjadi di Indonesia. Pasien yang menjalani hemodialisis berkontribusi signifikan terhadap data kesehatan dengan membagikan karakteristik pribadi yang membantu dalam mengidentifikasi kelompok demografis mana yang lebih rentan mengalami penurunan fungsi ginjal. TUJUAN: Penelitian ini dilakukan untuk menyajikan karakteristik demografis pasien PGK yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten. METODE: Studi ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data diperoleh dari 217 pasien di fasilitas tersebut dan dianalisis menggunakan analisis univariat untuk tinjauan data. HASIL: Hasil menunjukkan bahwa usia pasien bervariasi dari 16 hingga 84 tahun, dengan rata-rata usia 53,12 tahun. Rata-rata lama hemodialisis pasien adalah 3,84 tahun. Sebagian besar pasien adalah laki-laki, sebanyak 55%. Sebagian besar pasien telah menikah, mencapai 88%. Tingkat pendidikan tertinggi di antara pasien adalah sekolah menengah atas, dengan 55% mencapainya. Semua pasien memiliki asuransi kesehatan, mencapai 100%. Jenis pekerjaan yang dominan adalah pekerjaan buruh atau sektor swasta, yang mencakup 61%. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang paling sering ditemukan, mempengaruhi 55%. KESIMPULAN: Artikel ilmiah ini bertujuan untuk menjadi data dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor demografis terhadap perkembangan dan pengelolaan PGK serta hemodialisis. Kata Kunci: Penyakit ginjal kronis, Hemodialisis, Karakteristik demografis