Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Politeknik Bhakti Kartini Terhadap Penggunaan Sunscreen/Tabir Surya Neni Rahmani; Fitri Wijayanti; Ayu Fajariyani; Nida Nursaidah
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v7i1.423

Abstract

Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, seperti kemerahan, kulit menggelap (tanning), hingga penuaan pada kulit. Salah satu cara untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah menggunakan sunscreen sebelum beraktivitas di luar ruangan. Penting bagi seseorang untuk mengetahui aturan dan cara pakai yang tepat dalam menggunakan sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa Politeknik Bhakti Kartini terhadap penggunaan sunscreen. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling dan analisis data yang digunakan analisis univariat. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form yang disebarkan secara daring melalui WhatsApp kepada responden. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 120 responden, mayoritas adalah perempuan sebanyak 102 responden (85%), mayotitas responden pada rentang usia 17-25 tahun sebanyak 108 responden (90%), mayoritas sumber informasi responden berasal dari media sosial sebanyak 85 responden (70,8%), dan alasan utama responden memilih dan membeli sunscreen adalah kesesuian dengan jenis kulit sebanyak 100 responden (83,3%). Mayoritas reponden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori sedang sebanyak 56 responden (46,7%). Kesimpulannya, sebagaian besar mahasiswa memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penggunaan sunscreen, namun masih diperlukan edukasi lebih lanjut agar pemahaman dan kesadaran terhadap pentingnya penggunaan sunscreen dapat meningkat.
Overview of Outpatient JKN Patient Satisfaction with Pharmaceutical Services at the Pharmacy Installation of Rumah Sakit Islam Karawang Fitri Dwi Wijayanti; Neni Rahmani; Rini Yusnitasari
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v5i2.2708

Abstract

Pharmaceutical services are an essential part of hospital healthcare because they are related to medication safety, rational drug use, service efficiency, and patient satisfaction. In the context of the National Health Insurance program (Jaminan Kesehatan Nasional/JKN), outpatient pharmacy services are required to provide accurate, timely, informative, and equitable services. Objective: This study aimed to describe the characteristics of JKN outpatients and their satisfaction level with pharmaceutical services at the Pharmacy Installation of Rumah Sakit Islam Karawang. Methodology: This study used a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach. A total of 358 respondents were selected using accidental sampling. Data were collected using a structured questionnaire based on five SERVQUAL dimensions: reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. The data were analyzed descriptively using frequency distributions and satisfaction percentages. Findings: Most respondents were female, aged 36–45 years, employed, and had a senior high school educational background. The overall patient satisfaction score was 78.95%, categorized as satisfied. The highest scores were found in the tangibles dimension at 83.02% and empathy at 82.83%, both categorized as very satisfied. Responsiveness and reliability obtained scores of 77.37% and 76.12%, respectively. The assurance dimension had the lowest score at 74.62%, although it remained in the satisfied category. Implications: The findings indicate that pharmaceutical services for JKN outpatients were generally satisfactory. However, improvements are needed in assurance, particularly medication availability, medication accuracy, prescription suitability, and patient confidence. Originality: This study provides empirical evidence on JKN outpatient satisfaction with pharmaceutical services at Rumah Sakit Islam Karawang and identifies priority dimensions for service quality improvement.